Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Intel Core Ultra X7 358H dan 368H
- newsroomintel
Gadget – Memasuki 2026, Intel kembali mengguncang pasar laptop dengan peluncuran Intel Core Ultra seri 3 berbasis arsitektur Panther Lake. Di tengah deretan prosesor anyar tersebut, dua nama sering membuat calon pembeli bingung: Intel Core Ultra X7 358H dan X7 368H.
Sekilas, keduanya tampak identik sama-sama masuk dalam kategori H-series untuk laptop performa tinggi, memiliki 16 core (4P + 8E + 4LP E), GPU Intel Arc B390, dan NPU 50 TOPS. Namun, di balik kemiripan itu, terdapat perbedaan tuning frekuensi dan manajemen daya yang berdampak langsung pada performa nyata.
Artikel ini mengupas tuntas perbedaan teknis, hasil benchmark, skenario penggunaan, serta rekomendasi siapa yang sebaiknya memilih masing-masing prosesor agar kamu tidak salah beli laptop baru di tahun 2026.
Posisi Intel Core Ultra X7 dalam Arsitektur Panther Lake 2026
Intel Core Ultra seri 3 merupakan lompatan besar berkat penerapan node fabrikasi Intel 18A, teknologi tercanggih dari Intel saat ini. Arsitektur hybrid tiga lapis menggabungkan P-core (performa), E-core (efisiensi), dan LP E-core (daya ultra-rendah) memungkinkan keseimbangan antara kecepatan komputasi dan masa pakai baterai.
Baik 358H maupun 368H menempati puncak segmen mobile high-performance, ditujukan untuk laptop gaming ringan, workstation portabel, dan perangkat AI PC. Keduanya tidak dibedakan oleh jumlah core atau fitur utama, melainkan oleh frekuensi turbo maksimum dan agresivitas thermal design.
Spesifikasi Intel Core Ultra X7 358H: Performa Tinggi dengan Efisiensi Seimbang
Sebagai varian dasar di kelas X7, Core Ultra X7 358H dirancang untuk stabilitas jangka panjang tanpa mengorbankan performa.
- Frekuensi: Base 1,9 GHz / Turbo hingga 4,8 GHz
- Cache L3: 18 MB
- TDP: 25W base / hingga 80W boost
- GPU: Intel Arc B390 (12 Xe-core, hingga 2,5 GHz)
- NPU: 50 TOPS (siap untuk Windows Studio Effects, Copilot+, dll)
Prosesor ini ideal untuk laptop tipis dan ringan yang tetap ingin menjalankan multitasking berat, editing video 1080p, atau aplikasi berbasis AI tanpa sistem pendingin ekstrem.
Spesifikasi Intel Core Ultra X7 368H: Versi Lebih Agresif untuk Beban Ekstrem
Core Ultra X7 368H adalah jawaban Intel bagi pengguna yang butuh performa maksimal dalam waktu singkat.
- Frekuensi: Base 1,9 GHz / Turbo hingga 5,0 GHz (+200 MHz dari 358H)
- E-core Turbo: hingga 3,8 GHz
- LP E-core Turbo: hingga 3,6 GHz
- GPU & NPU: Sama persis (Arc B390 + 50 TOPS)
- TDP: Tetap 25W–80W, tetapi lebih agresif dalam boost behavior
Perbedaan 200 MHz mungkin terdengar kecil, tetapi karena berlaku pada semua jenis core, dampaknya terasa signifikan dalam beban kerja multi-threaded seperti rendering, simulasi, atau kompilasi kode.
Perbandingan Benchmark: Selisih Performa Hingga 12%!
Data dari NanoReview.net mengungkap perbedaan nyata antara kedua prosesor:
| Benchmark | 368H | 358H | Selisih |
| Cinebench R23 (Multi) | 23.706 | 21.074 | +12% |
| Geekbench 6 (Multi) | 17.312 | 15.431 | +12% |
| Cinebench 2024 (Multi) | 1.247 | 1.142 | +9% |
| Single-Core (Rata-rata) | ~2.100 | ~2.000 | +2–8% |
Artinya, untuk tugas berat seperti video editing 4K, AI inference lokal, atau simulasi teknik, 368H memberikan keunggulan nyata meski hanya berbeda sedikit di kertas.
Dampak Nyata: Untuk Siapa Masing-Masing Prosesor?
Pilih Intel Core Ultra X7 358H Jika:
- Kamu mahasiswa, pekerja kantoran, atau konten kreator pemula
- Menggunakan laptop tipis dengan pendinginan terbatas
- Prioritaskan masa pakai baterai dan kestabilan suhu
- Budget terbatas (biasanya lebih murah 5–10% dari 368H)
Pilih Intel Core Ultra X7 368H Jika:
- Kamu developer, insinyur, atau profesional kreatif (video 4K, 3D modeling)
- Laptopmu dilengkapi sistem pendingin premium (vapor chamber, heat pipe ganda)
- Sering menjalankan beban CPU intensif dalam waktu singkat
- Ingin future-proof untuk software AI generasi berikutnya
Untuk gaming, perbedaannya minimal karena GPU-nya identik. Namun, frame time di 368H cenderung lebih stabil berkat CPU yang tak mudah bottleneck.
Strategi Intel: Kenapa Rilis Dua SKU yang Mirip?
Intel sengaja merilis dua varian sangat mirip untuk memberi fleksibilitas kepada produsen laptop:
- 358H → untuk desain slim & efficient (misal: Dell XPS, Lenovo Yoga)
- 368H → untuk performance laptop (misal: ASUS ROG Zephyrus, MSI Stealth)
Ini juga memungkinkan segmentasi harga yang lebih halus tanpa perlu membuat prosesor baru dari nol.
Kesimpulan: Beda Kecil, Tapi Pilihan Besar
Intel Core Ultra X7 358H dan 368H bukan sekadar “versi biasa dan premium” melainkan dua pendekatan berbeda terhadap keseimbangan performa-termal.
Jika kamu butuh keandalan sehari-hari dengan efisiensi, 358H sudah lebih dari cukup.
Tapi jika kamu menuntut performa maksimal dan punya laptop dengan pendinginan mumpuni, 368H layak jadi pilihan terutama dengan selisih performa multi-core hingga 12%.
Yang pasti, keduanya adalah prosesor kelas atas 2026 yang siap mendukung era AI PC, produktivitas mobile, dan hiburan imersif. Pilihan terbaik bukan soal mana yang lebih cepat tapi mana yang paling cocok dengan gaya hidup dan kebutuhanmu.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |