Opt-Out AI Overviews Google Hadir Setelah Desakan Regulator UK

Opt-Out AI Overviews Google Hadir Setelah Desakan Regulator UK
Sumber :
  • Istimewa

Bocoran Android 17: Fokus Privasi Kuat dan Desain Modern
  • Google segera meluncurkan Fitur Opt-Out untuk konten generatif AI di Search.
  • Inisiatif ini muncul akibat tekanan regulasi dari Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) Inggris.
  • Penerbit kini dapat menolak konten mereka digunakan untuk ringkasan AI dan pelatihan model seperti Gemini.
  • Langkah ini bertujuan mengatasi kekhawatiran penurunan trafik menuju situs berita.

Google Rilis Fitur Perlindungan Pencurian Android Revolusioner

Raksasa teknologi Google saat ini mengambil langkah besar merespons tuntutan ekosistem digital. Mereka mengumumkan pengembangan Fitur Opt-Out Google yang memungkinkan pemilik website secara eksplisit menolak kontennya digunakan dalam ringkasan AI Overviews. Keputusan ini datang setelah Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) Inggris menekan Google untuk memberikan kontrol lebih besar kepada penerbit. Langkah strategis ini diharapkan mampu meredakan kekhawatiran terkait penurunan trafik dan isu penggunaan konten secara adil.

Desakan Regulasi UK: Kontrol Penuh untuk Penerbit

Bayar Rp1 Triliun, Google Akhiri Gugatan Sadap Pengguna

Regulasi dari pemerintah Inggris menjadi pendorong utama di balik perubahan kebijakan ini. Inggris ingin memberikan kontrol penuh kepada penerbit website untuk menentukan bagaimana konten mereka berinteraksi dengan produk kecerdasan buatan. Hal ini mengatasi kekhawatiran yang berkembang pesat mengenai hak cipta.

Menurut laporan dari Reuters, Competition and Markets Authority (CMA) Inggris membuka konsultasi formal mengenai pengelolaan konten Google. Regulator secara spesifik meminta Google menyediakan opsi bagi pemilik situs. Opsi ini harus memungkinkan penolakan penggunaan konten mereka dalam ringkasan AI atau proses pelatihan model AI terpisah, seperti Gemini.

Mekanisme Baru: Opt-Out AI Overviews dan Gemini

Google secara resmi mengonfirmasi upaya pengembangan pembaruan penting ini melalui blog perusahaan. Mereka menyatakan sedang memodifikasi sistem untuk memungkinkan website mengecualikan konten mereka dari fitur generatif AI di Search. Pengembangan ini memastikan kegunaan Search tetap terjaga sambil memberikan alat kontrol bagi penerbit.

Sebelumnya, AI Overviews yang diperkenalkan pada pertengahan 2024 menggunakan AI generatif untuk memberikan jawaban ringkas langsung di hasil pencarian. Namun, penerbit mengeluhkan tidak adanya mekanisme penolakan. Kondisi ini menyebabkan penurunan signifikan dalam jumlah klik menuju situs sumber aslinya.

Mengatasi Penurunan Trafik Situs Berita

Pemerintah Inggris melihat pentingnya perlindungan terhadap organisasi berita. Organisasi ini sangat bergantung pada visibilitas tinggi di mesin pencari untuk mendapatkan trafik dan pendapatan iklan. CMA menilai dominasi Google di pasar pencarian berpotensi merugikan media.

Dengan menawarkan Fitur Opt-Out Google, perusahaan berusaha menyeimbangkan antara inovasi AI dan keberlangsungan ekosistem penerbit. Penerbit kini memiliki kekuatan untuk melindungi konten bernilai tinggi mereka dari penyertaan otomatis oleh AI.

Ancaman Monopoli Pasar Pencarian Digital

CMA secara tegas menyatakan bahwa Google menguasai lebih dari 90% pangsa pasar pencarian di Inggris. Tingkat dominasi pasar ini menciptakan kekhawatiran serius mengenai persaingan yang sehat. Potensi gangguan persaingan ini menjadi fokus utama regulasi yang diajukan.

Regulator menargetkan penciptaan ekosistem digital yang lebih adil dan seimbang. Keseimbangan ini harus terjalin antara kekuatan pasar Google dan kebutuhan mendasar para penerbit konten yang menyediakan informasi berharga. Google kini wajib memastikan bahwa kebijakan AI tidak menghambat bisnis media kecil.

Analisis Skalabilitas dan Kolaborasi Jangka Panjang

Google menekankan bahwa implementasi kontrol opt-out ini harus bersifat dapat diskalakan (scalable). Skalabilitas penting agar fitur ini dapat berfungsi tanpa menimbulkan pengalaman pengguna yang terfragmentasi atau membingungkan. Perusahaan telah menunjuk pada alat yang sudah ada, seperti robots.txt dan Google-Extended. Namun, mereka mengakui perlunya pembaruan tambahan untuk mendukung kebijakan baru ini secara efektif.

Konsultasi yang dilakukan oleh CMA akan berlangsung selama satu tahun ke depan. Tujuan utama dari proses ini adalah menemukan solusi yang berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak: pengguna, Google, dan terutama para pembuat konten. Google menyatakan harapan besar untuk bekerja sama dengan penerbit dan regulator. Kolaborasi ini sangat penting demi mencapai kesepakatan yang adil dan seimbang di era konten generatif AI.