Samsung Uji Baterai 20.000 mAh Silicon-Carbon, Siap Salip Xiaomi & Honor?
- Samsung
Gadget – Selama beberapa tahun terakhir, Samsung kerap dikritik karena main aman dalam inovasi baterai smartphone. Sementara rival-rivalnya dari Tiongkok seperti Xiaomi, Vivo, dan Honor sudah memamerkan ponsel tipis dengan daya tahan baterai ekstrem berkat adopsi material canggih, Samsung masih bertahan dengan desain baterai konvensional berkapasitas 4.000–5.000 mAh.
Namun, situasi ini tampaknya akan berubah drastis. Berdasarkan bocoran terbaru dari akun X @phonefuturist, Samsung sedang menguji prototipe baterai berkapasitas 20.000 mAh angka yang nyaris tak masuk akal untuk perangkat genggam. Yang lebih mengejutkan, baterai raksasa ini menggunakan teknologi anoda Silicon-Carbon (Si/C), material yang sudah diadopsi oleh para pesaing untuk menciptakan keseimbangan antara ketipisan bodi dan kapasitas daya besar.
Apakah ini tanda bahwa Samsung siap melakukan lompatan besar atau justru terlalu ambisius hingga berisiko gagal? Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi teknis, potensi revolusioner, serta tantangan kritis di balik proyek baterai terbesar Samsung sepanjang sejarah.
Silicon-Carbon: Kunci di Balik Baterai Besar dan Tipis
Sebelum membahas prototipe Samsung, penting memahami apa itu Silicon-Carbon dan mengapa teknologi ini menjadi rebutan di industri smartphone.
Baterai lithium-ion konvensional menggunakan anoda grafit, yang memiliki batas kepadatan energi (energy density) tertentu. Silicon-Carbon menggantikan sebagian grafit dengan silikon, material yang mampu menyimpan 10 kali lebih banyak ion lithium. Hasilnya:
- Kapasitas baterai meningkat signifikan
- Ukuran fisik bisa diperkecil tanpa mengorbankan daya
- Ponsel tetap ramping meski baterainya "badak"
Honor telah sukses menerapkannya di seri Magic V dan Magic 6, sementara Xiaomi dan Vivo menggunakannya di flagship mereka seperti Xiaomi 14 Ultra dan Vivo X100 Pro.
Samsung, yang selama ini fokus pada keamanan dan stabilitas, kini tampaknya tak ingin lagi ketinggalan.
Spesifikasi Prototipe Baterai 20.000 mAh: Dual-Cell Stacked Design
Menurut bocoran, Samsung tidak menggunakan satu sel baterai besar, melainkan desain dual-cell (dua sel) yang ditumpuk (stacked). Berikut rinciannya:
| Komponen | Kapasitas | Ketebalan | Dimensi |
| Sel 1 (Utama) | 12.000 mAh | 6,3 mm | 10 cm x 6,8 cm |
| Sel 2 (Sekunder) | 8.000 mAh | 4,0 mm | 10 cm x 6,8 cm |
| Total | 20.000 mAh |
Desain ini memungkinkan distribusi panas lebih merata dan pengisian daya lebih cepat dua keuntungan utama dari arsitektur multi-sel.