Waymo Raih Rp268 T! Robotaxi Ekspansi ke Tokyo-London
- Istimewa
Rekor Volume Perjalanan Waymo
Ekspansi agresif Waymo berdampak langsung pada volume layanan. Perusahaan mencatat rata-rata 400.000 perjalanan setiap pekan. Jumlah ini dilayani di enam wilayah metropolitan utama di Amerika Serikat.
Data internal menunjukkan lonjakan tajam. Volume tahunan Waymo meningkat lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2025, mencapai 15 juta perjalanan. Secara total, perjalanan seumur hidup yang telah dilayani perusahaan kini melampaui angka 20 juta.
Penguatan Pasar Domestik AS
Di pasar domestik Amerika Serikat, Waymo terus memperkuat posisinya. Mereka menjalin kemitraan strategis dengan Uber di Austin dan Atlanta pada tahun 2025. Perusahaan juga baru saja memulai ekspansi operasional ke Miami. Selain itu, Waymo berhasil mengamankan layanan perjalanan menuju Bandara Internasional San Francisco.
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya Waymo untuk mengintegrasikan layanan otonom ke dalam ekosistem transportasi harian masyarakat urban.
Bayang-bayang Pengawasan Regulator Keselamatan
Kendati mencatatkan pertumbuhan pesat, laju ekspansi Waymo tidak berjalan mulus. Perusahaan menghadapi tantangan signifikan berupa pengawasan ketat dari regulator keselamatan transportasi.
Dua badan regulator utama di AS, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dan National Transportation Safety Board (NTSB), tengah menyelidiki perilaku armada robotaxi Waymo. Fokus penyelidikan adalah operasional di zona sekolah.
Penyelidikan terbaru dibuka NHTSA setelah sebuah unit robotaxi Waymo menabrak seorang anak di dekat sekolah. Insiden tersebut terjadi dengan kecepatan sekitar 9,6 km/jam pekan lalu. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran publik mengenai respons sistem otonom dalam situasi mendesak.
Prospek Waymo di Tengah Kritik Keselamatan
Suntikan dana Rp268 triliun jelas memberikan Waymo modal finansial yang tak terbatas untuk merealisasikan ambisi global. Dukungan investor terkemuka menegaskan status Waymo sebagai pemain dominan dalam teknologi kendaraan otonom.
Namun demikian, Waymo harus menyeimbangkan pertumbuhan komersial dengan tuntutan keselamatan. Kasus penyelidikan oleh NHTSA berpotensi menjadi hambatan regulasi. Waymo perlu membuktikan bahwa percepatan skala operasi tidak mengorbankan keamanan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Kemampuan Waymo mengatasi tantangan regulasi ini akan menentukan apakah ekspansi ke London dan Tokyo berjalan sesuai rencana.