HP Baru Pakai Snapdragon 685 atau Helio G99? Cek Dulu Perbandingan Lengkap Ini!

HP Baru Pakai Snapdragon 685 atau Helio G99? Cek Dulu Perbandingan Lengkap Ini!
Sumber :
  • Snapdragon

Gadget – Di pasar smartphone kelas menengah, dua nama chipset terus bersaing ketat: Qualcomm Snapdragon 685 dan MediaTek Helio G99. Keduanya sering muncul di HP harga Rp2–4 jutaan dari brand seperti Xiaomi, Realme, Samsung, Oppo, hingga Infinix. Tapi di balik harga yang mirip, performa, efisiensi, dan pengalaman pengguna bisa sangat berbeda.

OnePlus 10 Pro Dapat Update OxygenOS 16, Padahal Sudah Lewat Masa Support!

Apakah Snapdragon 685 masih relevan dengan arsitektur lama tapi clockspeed tinggi? Atau Helio G99 benar-benar lebih unggul berkat CPU modern dan GPU tangguh?

Artikel ini mengupas tuntas perbandingan mendalam antara dua chipset ini dari fabrikasi, performa CPU/GPU, efisiensi daya, kemampuan kamera, hingga skor benchmark agar kamu bisa memilih smartphone yang sesuai kebutuhan sebenarnya, bukan sekadar merek.

iQOO 15 Ultra Bawa Tombol Bahu 600Hz Pertama di Industri

1. Proses Fabrikasi dan Desain CPU: Arsitektur Lawas vs Modern

Kedua chipset dibangun di atas proses fabrikasi 6 nanometer (6nm), yang berarti mereka lebih hemat daya dan menghasilkan panas lebih sedikit dibanding chip 12nm atau 14nm generasi sebelumnya.

5 Tablet SIM Card Gaming Ringan 2026: Anti-Lag Tanpa Wi-Fi

Namun, desain inti CPU-nya sangat berbeda:

Snapdragon 685

  • Menggunakan arsitektur Kryo 265 (berbasis Cortex-A73 dan A53)
  • Konfigurasi: 4 core besar (2,8 GHz) + 4 core kecil (1,9 GHz)
  • Keunggulan: Clockspeed tertinggi di kelasnya (2,8 GHz)
  • Kekurangan: Arsitektur sudah lawas (A73 dirilis 2016)

Helio G99

  • Menggunakan arsitektur Cortex-A76 + A55 (modern)
  • Konfigurasi: 2 core besar (2,2 GHz) + 6 core kecil (2,0 GHz)
  • Keunggulan: Efisiensi tinggi, IPC (Instruction Per Cycle) lebih baik
  • Kekurangan: Clockspeed lebih rendah

Verdict:

Snapdragon 685 unggul dalam single-thread performance berkat clockspeed tinggi, tetapi Helio G99 lebih efisien dan responsif dalam multitasking berat karena arsitektur CPU-nya lebih baru.

2. Performa CPU: Harian Lancar, Tapi Saat Beban Berat Beda Cerita

Untuk aktivitas sehari-hari seperti scroll media sosial, WhatsApp, YouTube, atau Zoom keduanya terasa sama lancar. Tidak ada pengguna yang akan merasa “lemot” hanya karena memilih salah satu.

Namun, saat menjalankan aplikasi berat seperti:

  • Editing video ringan (CapCut, VN)
  • Game multipemain
  • Buka 10+ tab Chrome

Helio G99 menunjukkan performa lebih stabil. Alasannya? Cortex-A76 jauh lebih efisien dalam menangani instruksi kompleks dibanding Cortex-A73, meski kecepatannya lebih rendah.

Sementara itu, Snapdragon 685 bisa “ngebut” di awal, tapi cenderung lebih cepat panas dan turun performa saat semua core aktif dalam waktu lama.

Halaman Selanjutnya
img_title