Kelebihan dan Kekurangan iQOO 15, Flagship Kencang dengan Baterai Jumbo

iQOO 15
Sumber :
  • iQoo

iQOO kembali menunjukkan ambisinya di pasar smartphone flagship lewat kehadiran iQOO 15. Ponsel ini hadir sebagai penerus seri sebelumnya dengan peningkatan signifikan di hampir semua sektor, mulai dari performa, layar, hingga baterai. Namun demikian, di balik spesifikasi kelas atas yang ditawarkan, iQOO 15 tetap memiliki sejumlah catatan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli. Oleh karena itu, sebelum memutuskan membeli, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangannya secara menyeluruh.

iQOO 15 Ultra Pecahkan Rekor AnTuTu: Debut HP Gaming Paling Ganas

Dari sisi performa, iQOO 15 jelas menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Smartphone ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, prosesor flagship terbaru yang dirancang untuk menangani beban kerja berat. Baik untuk bermain game dengan grafis tinggi, menjalankan banyak aplikasi sekaligus, hingga aktivitas produktivitas, performanya terasa sangat responsif. Selain itu, dukungan RAM hingga 16 GB serta pilihan penyimpanan internal 512 GB dan 1 TB membuat pengguna tidak perlu khawatir soal multitasking maupun kapasitas penyimpanan. Dengan kata lain, iQOO 15 sangat ideal bagi pengguna yang tergolong power user.

Beralih ke sektor visual, iQOO 15 mengandalkan layar berukuran 6,85 inci berpanel 2K AMOLED. Tak hanya luas, layar ini juga mendukung refresh rate hingga 144 Hz sehingga tampilan terasa sangat mulus. Saat digunakan untuk menonton film, bermain game, atau sekadar scrolling media sosial, pengalaman visualnya terasa memanjakan mata. Menariknya lagi, tingkat kecerahan layar diklaim bisa mencapai 6.000 nits. Artinya, layar tetap terlihat jelas meski digunakan di bawah terik sinar matahari, sebuah nilai tambah untuk penggunaan di luar ruangan.

iQOO 15 Ultra Mainkan Honor of Kings di 144 FPS Ultra Settings!

Sementara itu, urusan daya menjadi salah satu daya tarik utama iQOO 15. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas besar 7.000 mAh. Kapasitas tersebut memungkinkan ponsel bertahan seharian penuh, bahkan untuk penggunaan intensif. Tak hanya itu, iQOO juga menyematkan teknologi pengisian cepat 100 watt yang mampu mengisi baterai dalam waktu singkat. Sebagai pelengkap, tersedia pula fitur wireless charging sekitar 40 watt, yang membuat pengisian daya semakin praktis.

Di sektor kamera, iQOO 15 membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan resolusi masing-masing 50 MP. Kombinasi lensa utama, ultrawide, dan periskop telefoto memungkinkan pengguna mengambil foto dalam berbagai kondisi. Dukungan OIS membantu hasil foto tetap stabil, sementara kemampuan perekaman video hingga 8K menjadi nilai tambah bagi kreator konten. Untuk kebutuhan selfie dan video call, kamera depan 32 MP sudah cukup mumpuni, meski bukan yang terbaik di kelas flagship.

iQOO 15 Ultra: Monster Gaming 144 FPS dan Baterai 7.400mAh

Tak kalah penting, iQOO 15 juga menawarkan berbagai fitur premium. Smartphone ini sudah mengantongi sertifikasi IP68/IP69 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu. Dari sisi perangkat lunak, iQOO 15 menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Pabrikan menjanjikan dukungan pembaruan yang panjang, yakni hingga lima tahun pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun patch keamanan. Selain itu, sistem pendingin canggih dan sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar turut meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Meski demikian, iQOO 15 bukan tanpa kekurangan. Kamera depan, misalnya, meskipun memiliki resolusi 32 MP, dinilai masih kurang optimal dalam kondisi cahaya minim. Hasil selfie di malam hari terkadang terlihat kurang tajam jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas yang sama.

Dari sisi harga, iQOO 15 juga masuk dalam kategori premium. Bandrol yang ditawarkan terbilang tinggi jika dibandingkan generasi sebelumnya maupun beberapa rivalnya. Oleh sebab itu, tidak semua calon pembeli merasa nilai yang ditawarkan benar-benar sepadan dengan harganya.

Selain itu, iQOO 15 tidak menyediakan slot microSD. Artinya, pengguna harus puas dengan kapasitas penyimpanan internal yang ada. Smartphone ini juga tidak lagi menghadirkan jack audio 3,5 mm, sehingga pengguna perlu mengandalkan earphone Bluetooth atau adapter tambahan.

Masalah lain yang patut diperhatikan adalah ukuran dan bobot perangkat. Dengan berat sekitar 215 hingga 220 gram, iQOO 15 tergolong cukup besar dan berat. Bagi sebagian orang, hal ini bisa membuat penggunaan satu tangan terasa kurang nyaman, terutama dalam jangka waktu lama.

Di sisi perangkat lunak, beberapa pengguna melaporkan bahwa OriginOS terasa cukup ramai dengan aplikasi bawaan. Selain itu, ada pula laporan performa yang sedikit menurun saat digunakan untuk sesi gaming panjang. Meski sebagian besar isu tersebut dapat diatasi melalui pembaruan sistem, tetap saja hal ini menjadi catatan tersendiri.

Secara keseluruhan, iQOO 15 merupakan smartphone flagship yang menawarkan performa tinggi, layar berkualitas, baterai besar, serta fitur premium yang lengkap. Ponsel ini sangat cocok bagi gamer, kreator konten, dan pengguna berat yang membutuhkan perangkat andal dan siap digunakan untuk jangka panjang. Namun, bagi pengguna yang menginginkan ponsel ringan, kamera selfie terbaik, atau antarmuka yang lebih sederhana, iQOO 15 mungkin bukan pilihan paling ideal.

Dengan mempertimbangkan seluruh kelebihan dan kekurangannya, keputusan membeli iQOO 15 pada akhirnya kembali pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna.