Krisis? PHK Mulai Terjadi Imbas Restrukturisasi Oppo Realme

Krisis? PHK Mulai Terjadi Imbas Restrukturisasi Oppo Realme
Sumber :
  • Istimewa

Kelebihan dan Kekurangan OPPO Find X9 Pro, Flagship Premium dengan Kamera 200 MP
  • Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dilaporkan terjadi di jaringan penjualan Realme India.
  • Karyawan yang terdampak termasuk manajer penjualan area, staf ritel, dan pekerja di lapangan.
  • Langkah ini merupakan dampak langsung dari proses Restrukturisasi Oppo Realme yang menargetkan efisiensi operasional.
  • Batas waktu pengunduran diri beberapa karyawan dijadwalkan berakhir pada 30 April 2024.

Oppo Find X10 Chipset Bocor: Dimensity 9500 Plus Dihidupkan Kembali?

Setelah laporan yang muncul pada Januari lalu mengenai konsolidasi merek internal, implementasi Restrukturisasi Oppo Realme kini memicu dampak nyata. Sumber ritel di India mengklaim gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sudah dimulai dalam operasi penjualan Realme di negara tersebut. Laporan ini datang dari 91mobiles Hindi yang memantau perkembangan di lapangan. PHK massal ini terjadi seiring upaya Oppo untuk menyelaraskan Realme sebagai sub-merek di bawah ekosistem terpadu. Perusahaan menargetkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional yang tumpang tindih.

Efek Domino Integrasi: Staf Penjualan Realme Terdampak

Bukan AI: Ini Penyebab Utama 55.000 PHK Sektor Teknologi AS 2025

Realme dilaporkan mulai mengurangi staf di operasi penjualan Indianya. Mereka mengurangi karyawan yang terkait langsung dengan distribusi dan ritel. Posisi Manajer Penjualan Area (ASM), staf lapangan, dan karyawan fokus ritel termasuk yang paling merasakan dampaknya.

Sumber di Gujarat pertama kali menyoroti isu ini. Konfirmasi serupa lantas menyusul dari wilayah padat lainnya, termasuk Delhi, Haryana, dan Punjab. Realme sedang melakukan upaya pemangkasan biaya secara signifikan.

Beberapa karyawan terdampak mengklaim mereka menerima permintaan untuk mengajukan pengunduran diri. Mereka juga diberitahu bahwa peran mereka akan berakhir paling lambat 30 April 2024.

Penyelarasan Fungsi Operasional di Bawah Oppo

Pergeseran mendasar ini mengikuti laporan awal tahun bahwa Realme akan kembali berfungsi sebagai sub-merek di bawah struktur organisasi Oppo. Keputusan ini mengubah cara kerja operasional internal.

Realme harus mulai menyelaraskan berbagai fungsi operasional. Fungsi seperti pemasaran, jaringan layanan purnajual, dan distribusi kemungkinan besar akan semakin berintegrasi dengan infrastruktur Oppo yang sudah mapan.

Implikasi Pengurangan Tumpang Tindih Posisi

Integrasi fungsional ini menghilangkan kebutuhan akan peran ganda. Posisi yang tumpang tindih antara Realme dan Oppo menjadi tidak relevan lagi. Struktur merek yang baru ini menjelaskan mengapa pengurangan tenaga kerja kini terjadi. Perusahaan harus memastikan mereka tidak mempertahankan dua tim terpisah untuk pekerjaan serupa.

Halaman Selanjutnya
img_title