Galaxy S26 Ultra Dipastikan Tanpa Pengisian Nirkabel Magnetik Native

Galaxy S26 Ultra Dipastikan Tanpa Pengisian Nirkabel Magnetik Native
Sumber :
  • Nirave Gondhia / Digital Trends

Honor 600 Bocor: Siap Guncang Pasar dengan Baterai 9.000mAh
  • Harapan integrasi magnet bawaan (Qi2) pada seri Galaxy S26 Ultra dipadamkan oleh tipster terkemuka.
  • Tipster Ice Universe mengklaim telah mengonfirmasi dengan akurasi 100% mengenai absennya fitur tersebut.
  • Pengguna Galaxy S26 Ultra masih harus mengandalkan casing magnetik eksternal untuk menggunakan aksesori nirkabel.
  • Keputusan ini membuat Samsung tertinggal dari Apple (MagSafe) dan Google (PixelSnap) dalam ekosistem pengisian daya magnetik.

iQOO 15R Bawa Kejutan Kamera 50MP Sony LYT-700

Spekulasi mengenai absennya fitur pengisian nirkabel magnetik pada seri Samsung Galaxy S26 kini mencapai titik terang. Tipster ternama, Ice Universe, baru-baru ini memberikan konfirmasi yang sangat definitif. Ia menyatakan bahwa Galaxy S26 Ultra tidak akan menyertakan magnet bawaan di dalamnya. Kabar ini mengecewakan. Banyak penggemar Samsung berharap peningkatan hardware esensial ini akan hadir. Ini diperlukan untuk sepenuhnya mendukung standar pengisian daya magnetik Qi2.

Konfirmasi Ice Universe: Magnet Bawaan Dihapus dari Galaxy S26 Ultra

Minat Pasar Merosot: 70% Tidak Antusias dengan Samsung Galaxy S26

Tipster Ice Universe secara efektif memadamkan harapan pengguna. Ia mengonfirmasi melalui sumber independen terpercaya. Ia bahkan menjamin akurasi informasi tersebut mencapai 100%.

Perangkat flagship mendatang dari Samsung, Galaxy S26 Ultra, dipastikan tidak akan menyertakan magnet internal. Fitur magnetik ini sangat penting. Mereka berfungsi untuk menahan aksesori pengisian daya nirkabel pada posisi yang optimal.

Implikasi Ketiadaan Dukungan Qi2 Native

Ketiadaan magnet bawaan memberikan implikasi langsung. Pengguna yang ingin memanfaatkan aksesori Qi2—seperti powerbank magnetik, puck pengisian daya, atau dompet nirkabel—harus mencari solusi pihak ketiga. Mereka wajib menggunakan casing pelindung magnetik.

Strategi ini sebenarnya sama dengan yang diterapkan pada seri Galaxy S25 sebelumnya. Namun, hal ini secara teknis mencegah Galaxy S26 Ultra untuk mematuhi profil pengisian daya magnetik Qi2 secara native. Standar Qi2 memang dirancang untuk memaksimalkan efisiensi pengisian daya. Ini dilakukan melalui keselarasan koil yang presisi, dibantu oleh magnet internal.

Samsung Tertinggal: MagSafe dan PixelSnap Jadi Standar Industri

Tren pengisian daya magnetik sudah menjadi standar pada ponsel flagship utama di Amerika Serikat. Apple telah lama memimpin dengan teknologi MagSafe. Fitur ini menjamin penempatan aksesori pengisian daya yang efektif dan efisien.

Halaman Selanjutnya
img_title