Galaxy S26 Ultra Dipastikan Tanpa Pengisian Nirkabel Magnetik Native
- Nirave Gondhia / Digital Trends
Google pun tidak mau ketinggalan. Mereka baru-baru ini mengadopsi teknologi serupa pada seri Pixel 10. Google menamai teknologi mereka sebagai Pixelsnap. Tujuannya sama: memastikan koil pengisian daya sejajar sempurna dengan bantuan magnet.
Melihat fakta ini, banyak pihak mempertanyakan keputusan Samsung. Perusahaan sebesar Samsung jelas memiliki sumber daya dan kemampuan teknis yang memadai. Mereka seharusnya mampu menyertakan teknologi ini pada ponsel andalan mereka. Walaupun Ice Universe hanya menyebut Galaxy S26 Ultra, model non-Ultra lainnya (Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus) diperkirakan bernasib sama. Hal ini terlihat dari bocoran casing non-magnetik yang beredar sebelumnya.
Analisis Dampak pada Ekosistem Pengguna
Keputusan untuk melewatkan fitur pengisian nirkabel magnetik pada seri Galaxy S26 dapat berdampak pada loyalitas ekosistem. Pengguna ponsel flagship saat ini mengharapkan pengalaman premium yang lancar. Mereka membutuhkan integrasi aksesori yang mulus.
Apabila Samsung terus mengandalkan casing magnetik eksternal, ini menciptakan hambatan. Ini memaksa pengguna mengeluarkan biaya tambahan. Sementara itu, pesaing menawarkan kemudahan fitur bawaan. Peluncuran seri Galaxy S26 dijadwalkan pada Galaxy Unpacked, 25 Februari 2026. Samsung kini harus menghadapi kritik. Mereka perlu menjelaskan alasan di balik absennya fitur yang kini dianggap vital oleh pasar global.