Krisis Pasokan Semikonduktor Guncang Pasar, Harga Server Meroket 70%
- Istimewa
"Produsen mengalihkan kapasitas dari memori dan penyimpanan kelas konsumen menuju High-Bandwidth Memory (HBM) dan penyimpanan canggih yang diperlukan untuk beban kerja AI berskala besar," ujar Bates, dikutip dari The Register.
Lonjakan Biaya DRAM dan Penyimpanan
Biaya DRAM diperkirakan akan meningkat hampir dua kali lipat pada kuartal ini. Sementara itu, memori flash NAND, yang digunakan dalam penyimpanan solid-state, diproyeksikan naik lebih dari 30%.
Data Counterpoint Research mencatat, harga memori telah melonjak 80 hingga 90% tahun ini dibandingkan kuartal IV tahun sebelumnya. Komponen kunci seperti DRAM, NAND, dan HBM kini mencapai rekor harga tertinggi baru. Samsung Electronics dan SK hynix bahkan dilaporkan menaikkan harga memori server hingga 70% pada kuartal yang sama.
Dampak kenaikan harga mulai terasa seiring menipisnya inventaris lama. Data pasar Inggris menunjukkan harga rata-rata desktop konsumen di tingkat distributor naik hampir 8% secara tahunan (YoY).
Respon Strategis Vendor PC dan Efek Domino
Situasi pasokan yang kritis ini memaksa merek-merek PC besar mempertimbangkan langkah strategis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Laporan Nikkei Asia menyebutkan bahwa vendor terkemuka seperti HP, Dell, Acer, dan Asus sedang menjajaki opsi mengambil pasokan cip memori dari produsen China.
HP dan Dell dilaporkan telah memulai proses kualifikasi cip dari ChangXin Memory Technologies (CXMT). Mereka mengambil langkah ini sebagai antisipasi jika prospek pasar tidak membaik pada pertengahan tahun.
Dampak ke Pasar Konsumen
Efek domino dari kelangkaan memori tidak hanya menghantam PC dan server. Industri ponsel pintar juga mulai terpengaruh, dengan estimasi kenaikan harga 6 hingga 8%. Perusahaan cip besar, seperti Qualcomm dan Arm, memperingatkan potensi perlambatan penjualan dan pendapatan royalti akibat kurangnya memori yang memadai untuk perangkat konsumen.
Proyeksi Pasar di Tengah Dominasi Server AI
Permintaan untuk server AI secara khusus menunjukkan volume yang sangat masif. Omdia memperkirakan setidaknya 71.000 rak server dengan beban IT lebih dari 100 kW akan dikirimkan tahun ini. Angka ini sebagian besar didorong oleh kebutuhan sistem terintegrasi kelas atas, seperti NVL72 dari Nvidia.