Akselerasi Industri Gim Nasional: Kemenekraf Tekankan Pentingnya Kompetisi Talenta

Akselerasi Industri Gim Nasional: Kemenekraf Tekankan Pentingnya Kompetisi Talenta
Sumber :
  • Istimewa

Kolaborasi ini mencakup pemerintah, industri, komunitas, perguruan tinggi, media, hingga akses permodalan. Semua elemen ini wajib berpadu agar talenta yang lahir dari ajang kompetisi dapat terus bertumbuh dan naik kelas.

Pengiriman PC Global Melejit 9,6% Q4/2025, Ancaman Kelangkaan Memori Mengintai

Menjadi Pencipta: Mengubah Talenta Jadi Produk Komersial

Sejalan dengan semangat tersebut, Direktur Gim Kemenekraf, Luat Sihombing, memandang kompetisi sebagai penyaring awal. Ajang ini menyeleksi talenta dan produk yang pada akhirnya siap dikomersialisasikan. Kompetisi menjadi indikator kesiapan produk untuk mendapat pendanaan. Produk tersebut juga siap untuk dirilis ke publik.

Revolusioner! Apple Creator Studio Tawarkan 6 Aplikasi Pro Murah

Ke depannya, Kemenekraf berupaya keras menyalurkan talenta-talenta unggulan. Tujuannya adalah memastikan mereka benar-benar mampu menciptakan produk komersial yang berdaya saing.

Investasi Jangka Panjang Kualitas SDM

Apple Umumkan Rekor Layanan 2025: App Store Cetak Angka Fantastis

Dari perspektif industri, Education & Training Asosiasi Game Indonesia (AGI), Andy Lukito, melihat kompetisi gim sebagai investasi jangka panjang. Investasi ini ditujukan untuk peningkatan kualitas talenta nasional. Kualitas SDM yang semakin matang sangat menentukan reputasi gim Indonesia di pasar global.

Andy menyoroti fenomena positif semakin mudanya usia pengembang gim, bahkan dari tingkat SMA/SMK. Meskipun begitu, ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah studio besar masih menjadi tantangan dalam penyerapan tenaga kerja. Kondisi ini membuat banyak lulusan baru memilih mendirikan studio independen. Jika didukung skill yang kuat sejak awal, studio kecil justru berpotensi besar menarik perhatian penerbit global dan investor.

Prospek Masa Depan Industri Gim Indonesia

Berbagai ajang temu industri, seperti Indonesia Game Developer Exchange (IGDX), turut membuka akses penting bagi pengembang lokal. Mereka bisa bertemu langsung dengan penerbit global dan sumber pendanaan. Kombinasi antara kompetisi talenta, program inkubasi, dan pertemuan bisnis menjadi fondasi utama.

Kombinasi ini memastikan bahwa Industri Gim Nasional tidak hanya kuat di sisi kreativitas. Industri juga harus berdaya saing secara komersial di tingkat internasional. Peningkatan kualitas dan akses ini memberi keyakinan kuat bahwa industri gim Indonesia akan semakin maju dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.