Bocoran Gila! iPhone Fold Punya Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah Apple?
- Apple
Gadget – Apple diprediksi akan memasuki era baru pada akhir 2026 dengan peluncuran iPhone Fold, smartphone lipat pertama dalam sejarah perusahaan. Di tengah antisipasi global, salah satu aspek yang paling menyita perhatian bukanlah layarnya yang besar atau desain futuristiknya melainkan kapasitas baterainya yang disebut-sebut mencapai 5.500 mAh atau bahkan lebih.
Jika benar, angka ini akan menjadikan iPhone Fold sebagai iPhone dengan baterai terbesar sepanjang masa, melampaui iPhone 17 Pro Max yang “hanya” membawa 5.088 mAh. Namun, di balik klaim sensasional itu, muncul pertanyaan kritis: Apakah Apple benar-benar bisa menghadirkan daya tahan baterai luar biasa di perangkat dengan dua layar dan konsumsi daya tinggi?
Artikel ini mengupas tuntas sumber bocoran, perbandingan kapasitas, tantangan teknis, desain internal inovatif, serta kredibilitas informasi yang beredar untuk memberi Anda gambaran realistis tentang masa depan iPhone Fold.
Bocoran Pertama: Kapasitas Baterai Minimal 5.500 mAh
Menurut laporan 9to5Mac pada 4 Februari 2026, iPhone Fold sedang dikembangkan dengan target kapasitas baterai minimal 5.500 mAh. Informasi ini diperkuat oleh leaker ternama dari Weibo, Fixed Focus Digital, yang menyatakan bahwa angka tersebut bukan batas akhir, melainkan baseline awal.
“Apple masih membuka ruang untuk menambah kapasitas lebih besar,” tulisnya dalam unggahan terbaru.
Ini merupakan peningkatan signifikan dari rumor sebelumnya yang menyebut angka 5.400 mAh. Lonjakan ini menunjukkan bahwa Apple serius menjadikan daya tahan baterai sebagai prioritas utama dalam desain iPhone Fold mengingat perangkat lipat secara alami memiliki kebutuhan energi lebih tinggi.
Perbandingan Langsung: iPhone Fold vs iPhone 17 Series
Untuk memahami seberapa besar lompatan ini, mari bandingkan dengan model iPhone terkini:
| Model | Kapasitas Baterai (mAh) |
| iPhone 17 | 3.692 |
| iPhone 17 Plus | 4.422 |
| iPhone 17 Pro | 4.520 |
| iPhone 17 Pro Max | 5.088 |
| iPhone Fold (rumor) | ≥5.500 |
Dengan selisih ±412 mAh dari Pro Max, iPhone Fold berpotensi menawarkan 10% lebih banyak daya. Dalam praktiknya, ini bisa berarti:
- 2–3 jam tambahan pemakaian aktif
- Kemampuan multitasking lebih lama tanpa drain cepat
- Penggunaan layar 7,8 inci tanpa khawatir mati di tengah hari
Namun, angka mentah saja tidak cukup karena konsumsi daya justru menjadi tantangan utama.
Tantangan Utama: Konsumsi Daya Layar Lipat & Chipset Baru
iPhone Fold dirumorkan hadir dengan:
- Layar internal 7,8 inci (OLED, lipatan minimal)
- Layar eksternal 5,5 inci
- Chipset Apple A20 (penerus A19)
- Modem Apple C2 (buatan sendiri, pertama kali digunakan)
- Touch ID di bawah layar
- Dua kamera belakang
Semua fitur ini menuntut manajemen daya ekstra cermat. Layar OLED besar, meski hemat energi, tetap mengonsumsi lebih banyak listrik daripada panel kecil. Belum lagi modem C2 yang belum teruji efisiensinya.
Namun, Apple memiliki keunggulan historis: integrasi hardware-software yang sempurna. iOS dioptimalkan untuk menyesuaikan refresh rate, kecerahan, dan aktivitas latar belakang secara dinamis. Ditambah dengan chip A20 yang dibuat dengan proses fabrikasi 2nm (diperkirakan), efisiensi daya bisa jauh lebih baik daripada generasi sebelumnya.
Desain Internal Revolusioner: “Stacked Design” untuk Maksimalkan Ruang
Salah satu alasan Apple bisa menyematkan baterai sebesar itu adalah desain internal bertumpuk (stacked design) yang pertama kali digunakan di perangkat lipat.
Menurut bocoran dari Instant Digital, hampir seluruh ruang internal iPhone Fold dialokasikan untuk dua komponen utama:
- Layar fleksibel
- Baterai berkapasitas besar
Berbeda dengan iPhone konvensional yang harus menempatkan kamera, sensor, speaker, dan motherboard di area terpisah, iPhone Fold menggunakan pendekatan modular:
- Motherboard ditempatkan di sisi kanan, sehingga tidak perlu kabel melintasi engsel
- Komponen disusun vertikal, bukan horizontal
- Tidak ada modul kamera besar di belakang, karena sistem kamera lebih sederhana
Strategi ini memungkinkan Apple memanfaatkan setiap milimeter ruang sebuah keharusan dalam desain perangkat lipat.
Kredibilitas Sumber: Seberapa Akurat Bocoran Ini?
Rumor ini bukan berasal dari sumber abal-abal. Fixed Focus Digital dan Instant Digital telah membuktikan rekam jejak akurat dalam beberapa tahun terakhir, antara lain:
- Membocorkan warna kuning iPhone 14 sebelum rilis resmi
- Mengungkap desain kaca buram iPhone 15 series
- Memprediksi spatial video di iPhone 15 Pro
- Menyebut kompatibilitas strap Apple Watch hingga Series 10
- Mengungkap opsi layar nano-texture di iPad Pro M4
Tingkat akurasinya membuat rumor baterai 5.500+ mAh sangat kredibel, meski tetap perlu dicatat bahwa Apple kerap mengubah spesifikasi hingga tahap akhir produksi.
Implikasi bagi Pengguna: Akhir dari Keluhan “Baterai iPhone Cepat Habis”?
Selama bertahun-tahun, pengguna iPhone kerap mengeluhkan daya tahan baterai yang kalah dibanding kompetitor Android meski performa keseluruhan tetap unggul. iPhone Fold bisa menjadi titik balik.
Jika Apple berhasil menggabungkan baterai besar + efisiensi chip + optimasi iOS, maka:
- Perangkat ini bisa jadi pilihan utama pekerja remote dan kreator konten
- Multitasking antar-aplikasi di layar besar tak lagi boros daya
- Penggunaan sepanjang hari tanpa power bank menjadi kenyataan
Namun, harga juga jadi pertimbangan. iPhone Fold diperkirakan dibanderol di atas Rp25 juta, menjadikannya perangkat premium untuk segmen niche.
Kesimpulan: Potensi Sejarah Baru, Tapi Masih Perlu Tunggu Konfirmasi Resmi
Berdasarkan data terkini, kemungkinan besar iPhone Fold akan menjadi iPhone dengan baterai terbesar sepanjang sejarah. Angka 5.500 mAh bukan sekadar spekulasi melainkan hasil dari desain internal canggih, prioritas Apple pada daya tahan, dan tekanan pasar terhadap perangkat lipat yang andal.
Namun, sampai Apple secara resmi mengumumkan spesifikasi final pada acara peluncuran (kemungkinan September 2026), semua informasi ini tetap berstatus rumor.
Satu hal yang pasti: Apple tidak akan meluncurkan iPhone Fold jika tidak yakin bisa menyeimbangkan antara inovasi, daya tahan, dan pengalaman pengguna. Dan jika mereka berhasil, dunia smartphone mungkin harus bersiap menyambut raja baru baterai di ekosistem iOS.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |