Galaxy S26 Lolos Sertifikasi Qi 2.2.1: Kenapa Tanpa Magnet?

Galaxy S26 Lolos Sertifikasi Qi 2.2.1: Kenapa Tanpa Magnet?
Sumber :
  • Istimewa

Honor 600 Bocor: Siap Guncang Pasar dengan Baterai 9.000mAh
  • Dukungan standar Qi 2.2.1 dikonfirmasi untuk semua model.
  • Seri Galaxy S26 tidak memiliki magnet internal, hanya menggunakan Base Power Profile (BPP).
  • Pengisian nirkabel model Ultra mencapai kecepatan 25W, tercepat di jajaran S-series.
  • Pengguna butuh casing magnetik untuk mengaktifkan fungsi alignment Qi2 penuh.

iQOO 15R Bawa Kejutan Kamera 50MP Sony LYT-700

Raksasa teknologi Samsung kembali membuat kejutan jelang peluncuran seri flagship terbarunya. Seri Samsung Galaxy S26 telah terdeteksi dalam database Wireless Power Consortium (WPC), lembaga yang mengatur standar pengisian daya nirkabel global. Listing ini mengonfirmasi detail penting mengenai fitur pengisian nirkabel pada model Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Samsung resmi mendukung standar Qi 2.2.1, protokol pengisian daya nirkabel terbaru. Namun, detail sertifikasi mengungkap satu hal yang membuat penggemar bertanya-tanya: seri Galaxy S26 tidak menyertakan magnet internal.

Standar Pengisian Nirkabel Terbaru Galaxy S26

Power Bank Sekecil Telapak Tangan! Moji 10 Bisa Cas Nirkabel 15W & Isi Cepat 20W

Pencatatan di WPC, yang pertama kali ditemukan oleh 9To5Google, mencantumkan kode model spesifik. Model-model tersebut adalah Galaxy S26 (SM-K772), Galaxy S26+ (SM-K777), dan Galaxy S26 Ultra (SM-K778). Ketiga perangkat ini lolos sertifikasi dengan dukungan penuh terhadap Qi 2.2.1.

Base Power Profile vs. Magnetic Power

Meskipun mendukung standar terbaru, Galaxy S26 tidak mengadopsi fitur magnetis yang menjadi ciri khas Qi2, yang menggunakan Magnetic Power Profile (MPP). Sebaliknya, Samsung memilih menggunakan Base Power Profile (BPP). Artinya, perangkat tidak dilengkapi dengan cincin magnet bawaan seperti yang dimiliki oleh pesaing utama mereka.

Keputusan ini menciptakan konsekuensi langsung bagi pengguna. Pengisi daya magnetik, power bank, atau dompet magnetik Qi2 tidak akan menempel secara otomatis pada bodi ponsel. Pengguna wajib membeli atau menggunakan casing pelindung magnetik tambahan agar fungsi alignment dan daya rekat magnetik dapat bekerja optimal.

Peningkatan Kecepatan dan Solusi Aksesori

Meskipun Samsung menahan diri untuk tidak menyertakan magnet internal, peningkatan kecepatan pengisian nirkabel menjadi fokus utama. Laporan industri memprediksi peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Performa Wireless Charging

Model standar Galaxy S26 dan S26+ diprediksi mampu mencapai kecepatan pengisian nirkabel hingga 20W. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra akan memimpin dengan kecepatan mencapai 25W. Kecepatan maksimum ini sangat mungkin hanya tercapai saat menggunakan pengisi daya dan aksesori yang kompatibel, khususnya yang berjenis magnetik (dengan bantuan casing).

Samsung juga tengah mempersiapkan puck pengisian nirkabel baru yang kompatibel dengan Qi 2.2.1. Aksesori ini dirancang spesifik untuk seri S26 dan diharapkan diluncurkan dalam waktu dekat. Perusahaan jelas mendorong pengguna untuk membeli ekosistem aksesori mereka.

Implikasi Strategi Aksesori Samsung

Keputusan Samsung untuk memisahkan fitur magnetik dari bodi ponsel merupakan langkah strategis yang menarik. Mereka mempertahankan kecepatan nirkabel yang kompetitif sekaligus menjaga desain internal perangkat tetap minimalis. Namun, strategi ini memaksa pengguna untuk berinvestasi pada aksesori pihak ketiga atau produk resmi Samsung agar mendapatkan pengalaman penuh dari standar Qi2.

Strategi ini juga menunjukkan bagaimana Samsung menyeimbangkan inovasi pengisian daya dengan manajemen biaya dan desain perangkat. Fokus utama tetap pada peningkatan kecepatan, sementara fitur kenyamanan magnetik diubah menjadi fitur opsional berbasis aksesori. Seri Galaxy S26 akan menawarkan kecepatan pengisian yang lebih baik, tetapi konsumen harus siap dengan kebutuhan casing magnetik.