Hacker Incar Keamanan AI Perusahaan, F5: Pola Serangan Berubah Drastis

Hacker Incar Keamanan AI Perusahaan, F5: Pola Serangan Berubah Drastis
Sumber :
  • Istimewa

Moltbook Viral, Tapi Para Ahli AI Larang Kita Menggunakannya!
  • Hacker kini memfokuskan serangan pada sistem Kecerdasan Artifisial (AI) di tingkat perusahaan.
  • Infrastruktur keamanan konvensional terbukti tidak siap menghadapi ancaman manipulasi model AI dan 10.000 teknik serangan baru per bulan.
  • F5, perusahaan keamanan multicloud, meluncurkan AI Guardrails dan AI Red Team untuk memperkuat Keamanan AI Perusahaan secara dinamis dan real-time.

Link Video Blunder Tiara Kartika VCS Viral—Waspada Penipuan & Malware!

Perusahaan keamanan aplikasi global, F5, mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam peta serangan siber. Mereka menemukan peretas kini secara agresif menargetkan sistem Kecerdasan Artifisial (AI) di lingkungan enterprise. Analisis F5 menegaskan bahwa infrastruktur keamanan tradisional gagal memberikan perlindungan memadai terhadap ancaman baru ini. Perusahaan harus segera memperkuat Keamanan AI Perusahaan mereka.

Kunal Anand, Chief Product Officer F5, menjelaskan bahwa tata kelola enterprise tradisional tidak mampu mengimbangi kecepatan evolusi AI. Seiring perusahaan beralih pada AI untuk pengalaman pelanggan dan pengambilan keputusan krusial, pola serangan siber turut berubah cepat.

Komdigi Kaji Verifikasi Usia Platform Digital, Face Recognition Diperlukan

"Ketika kebijakan tertinggal dari kecepatan adopsi AI, risiko kebocoran data dan perilaku model yang tidak terduga akan muncul," ujar Kunal. Ia menekankan bahwa organisasi memerlukan pertahanan siber yang sefleksibel model AI itu sendiri.

Kelemahan Tata Kelola Keamanan Tradisional Menghadapi AI

Saat ini, organisasi menghadapi ancaman ganda. Mereka tidak hanya melawan penyerang eksternal, tetapi juga risiko manipulasi model yang berpotensi menyebabkan output merugikan. Interaksi pengguna yang tidak terduga juga meningkatkan kerentanan.

F5 menyoroti pergeseran paradigma perlindungan. Mekanisme keamanan lama dianalogikan hanya sebagai "polisi tidur" yang hanya memperlambat proses. Mekanisme ini dinilai gagal menangani tantangan unik ketika model AI dipasangkan dengan data sensitif.

Oleh karena itu, sistem keamanan harus bertransformasi menjadi "pagar pembatas jalan besar". Perusahaan harus menciptakan lapisan proteksi yang mampu menangani dan mengarahkan lalu lintas data AI secara dinamis dan aman.

F5 Hadirkan Solusi Revolusioner: AI Guardrails dan Red Team

Menanggapi krisis keamanan ini, F5 memperkenalkan dua solusi spesifik. Solusi baru ini dirancang untuk memperkuat Keamanan AI Perusahaan secara komprehensif. Perangkat ini meliputi F5 AI Guardrails dan F5 AI Red Team.

Melawan Prompt Injection dan Manipulasi Model

F5 AI Guardrails menyediakan lapisan keamanan runtime yang bersifat

model-agnostic. Artinya, teknologi ini dapat melindungi semua model AI dan aplikasi di seluruh layanan cloud. Guardrails memantau trafik AI secara real-time.

Sistem ini mengubah AI yang sebelumnya dianggap sebagai black box menjadi sistem yang lebih transparan. Transparansi memungkinkan deteksi dini terhadap serangan khusus AI. Serangan tersebut meliputi prompt injection dan jailbreak, yang bertujuan memanipulasi logika internal model.

Simulasi Ancaman Proaktif melalui AI Red Team

Selain perlindungan aktif, F5 memperkenalkan F5 AI Red Team. Komponen ini berfungsi sebagai solusi ofensif dan proaktif. AI Red Team menawarkan pengujian keamanan otomatis. Pengujian tersebut secara simultan mensimulasikan berbagai vektor ancaman AI.

Data F5 menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat ada penambahan lebih dari 10.000 teknik serangan baru setiap bulannya seiring ancaman siber berkembang. AI Red Team bertugas menemukan area di mana model berpotensi menghasilkan output berbahaya. Proses ini dijalankan sebelum sistem AI masuk ke lingkungan produksi.

Membangun Siklus Keamanan AI Berkelanjutan dan Kepatuhan Global

Kombinasi F5 AI Guardrails dan AI Red Team menciptakan siklus umpan balik keamanan berkelanjutan. Wawasan mendalam yang dihasilkan dari pengujian proaktif Red Team terintegrasi kembali ke dalam kebijakan Guardrails. Integrasi ini memastikan sistem pertahanan selalu diperbarui.

Solusi ini juga menjawab kebutuhan krusial akan kepatuhan regulasi global. Kemampuan auditabilitas mendalam atas input dan output AI menjadi syarat mutlak. Kepatuhan ini sangat penting bagi industri yang diawasi ketat, seperti sektor layanan keuangan dan kesehatan, yang sangat bergantung pada Keamanan AI Perusahaan yang solid.

Saat ini, F5 AI Guardrails dan F5 AI Red Team telah diadopsi oleh sejumlah perusahaan global yang terdaftar dalam Fortune 500. Kunal menutup dengan optimisme, "Pendekatan ini memungkinkan organisasi lebih berani menghadapi risiko dan mulai mengirimkan aplikasi serta fitur baru dengan percaya diri."