Hard Disk Mulai Langka, Siap-Siap Bayar Lebih Mahal Tahun Ini!
- HP
Gadget – Industri teknologi tengah memasuki fase baru tekanan pasokan kali ini bukan pada chip atau RAM, melainkan hard disk drive (HDD). Di balik ledakan investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), permintaan akan media penyimpanan berkapasitas besar dan berbiaya efisien melonjak tajam. Akibatnya, pasokan HDD global mulai menipis, dan harga diprediksi akan naik dalam waktu dekat.
Pemicu utama datang dari pengumuman mengejutkan oleh Western Digital (WD), salah satu produsen HDD terbesar dunia. Dalam earnings call kuartal II 2026, CEO WD Irving Tan mengungkap bahwa produksi HDD mereka untuk seluruh tahun 2026 nyaris ludes terjual bahkan sebelum tahun tersebut dimulai.
“Pada dasarnya, stok HDD kami sudah hampir sold out untuk tahun kalender 2026. Kami memiliki purchase order tetap dari tujuh pelanggan terbesar kami,” ujar Tan.
Lebih jauh, WD bahkan telah menandatangani perjanjian jangka panjang hingga 2027 dan 2028 dengan pelanggan enterprise besar, mencakup volume penyimpanan dalam skala exabyte dan kesepakatan harga tetap. Ini bukan sekadar tren ini adalah tanda awal kelangkaan struktural yang akan berdampak luas.
Mengapa AI Butuh Banyak HDD?
Banyak orang mengira AI hanya bergantung pada GPU seperti NVIDIA. Padahal, penyimpanan data adalah tulang punggung infrastruktur AI. Setiap model AI membutuhkan:
- Data pelatihan (terabytes hingga petabytes)
- Log inferensi (rekaman setiap interaksi pengguna)
- Data hasil scraping web (dari seluruh internet)
- Backup sistem dan redundansi
Untuk menyimpan semua itu, pusat data (data center) membutuhkan solusi yang murah per terabyte. Di sinilah HDD unggul atas SSD.
Meski SSD lebih cepat, HDD tetap menjadi pilihan utama untuk cold dan warm storage data yang jarang diakses namun harus disimpan dalam jangka panjang. Biaya per terabyte HDD bisa 3–5 kali lebih murah daripada SSD, menjadikannya tulang punggung ekonomi AI.
Dari Mana Permintaan HDD Datang?
Menurut data Western Digital, 89% pendapatan HDD kini berasal dari segmen cloud dan enterprise. Sementara pasar konsumen PC, laptop, NAS rumahan hanya menyumbang 5%.
Artinya, kapasitas produksi HDD dialihkan hampir sepenuhnya ke: