Gebrakan Musk: SpaceX-xAI Incar Kontrak Drone Pentagon Rp1,6 T
Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57 WIB
Sumber :
- Istimewa
Di sisi lain, keterlibatan Musk dalam teknologi militer otonom kembali memicu perdebatan mengenai etika AI. Meskipun ia pernah menandatangani penolakan terhadap senjata otonom pada 2015, kebutuhan pertahanan nasional tampaknya menggeser prioritas tersebut. Fokus proyek ini kini lebih mengarah pada evolusi sistem kontrol logistik berbasis suara yang lebih efisien.
Persaingan di sektor AI pertahanan Amerika Serikat memang sedang berada pada puncaknya. Tahun lalu, perusahaan besar seperti OpenAI dan Google juga telah mengamankan kontrak serupa dengan nilai mencapai US$200 juta. Kesuksesan SpaceX dalam kontrak ini akan semakin memperkokoh dominasi teknologi Musk di kancah global.