Samsung Kuasai Pasar Smartphone Asia Tenggara 2025, Xiaomi Mengekor
- Istimewa
Proyeksi Pasar dan Dampak Kenaikan Biaya Produksi
Vendor kini mulai mengadopsi sikap waspada terhadap prospek pasar smartphone Asia Tenggara di tahun 2026. Omdia memperingatkan adanya tantangan besar dari lonjakan biaya memori dan penyimpanan. Komponen tersebut kini menyumbang lebih dari 30 persen total biaya material ponsel.
Analis Senior Omdia, Sheng Win Chow, memprediksi dampak kenaikan harga ini akan terasa mulai pertengahan 2026. Sinyal awal sudah terlihat pada peluncuran Samsung Galaxy A07 5G. Selain itu, seri Redmi Note 15 juga diprediksi akan dibanderol dengan harga lebih tinggi.
Kenaikan biaya material ini secara otomatis mengurangi kemampuan vendor untuk menyerap tekanan harga. Strategi tradisional yang mengandalkan volume besar dan subsidi margin kini semakin sulit dilakukan. Kondisi ini menuntut produsen lebih kreatif dalam mengelola rantai pasok di pasar smartphone Asia Tenggara.