Face Unlock Android Akhirnya Setara iPhone? Google Rilis Teknologi Baru!
- gsmarena
Gadget – Selama bertahun-tahun, pengguna Android harus puas dengan sistem face unlock berbasis kamera depan 2D praktis, tapi rentan ditipu oleh foto atau video. Sementara itu, Apple terus memimpin dalam keamanan biometrik berkat Face ID, yang menggunakan pemindaian wajah 3D berbasis inframerah dan dot projector.
Namun, kabar terbaru mengguncang industri: Google sedang mengembangkan sistem face unlock tingkat tinggi yang disebut-sebut setara dengan Face ID, bahkan tanpa perlu desain notch atau modul kamera menonjol.
Dilansir dari Android Authority, proyek rahasia ini diberi nama “Project Toscana” dan dikembangkan secara intensif di dalam tim hardware Google. Jika berhasil, ini akan menjadi lompatan besar bagi ekosistem Android dan mungkin menjadi fitur andalan Google Pixel 11 dan Pixel 11 Pro yang direncanakan rilis akhir 2026.
Masalah Face Unlock Android Saat Ini: Cepat, Tapi Rentan
Kebanyakan ponsel Android saat ini menggunakan kamera selfie biasa untuk membuka kunci layar via wajah. Sistem ini:
- Hanya memindai wajah dalam 2 dimensi
- Tidak bisa membedakan antara wajah asli dan foto cetak
- Gagal total dalam kondisi gelap
- Tidak memenuhi standar keamanan untuk pembayaran digital (seperti Google Pay)
Sebaliknya, Face ID iPhone menggunakan:
- Dot projector untuk memetakan 30.000 titik cahaya inframerah di wajah
- Infrared camera untuk membaca pola kedalaman
- Flood illuminator agar tetap bekerja di kegelapan
Hasilnya? Tingkat keamanan 1 banding 1 juta jauh lebih aman daripada sensor sidik jari konvensional.
Project Toscana: Solusi Google untuk Face Unlock 3D Tanpa Notch
Yang membuat “Project Toscana” begitu revolusioner adalah caranya menyematkan teknologi 3D ke dalam desain modern yang mengandalkan punch-hole camera.
Menurut bocoran, Google sedang mengeksplorasi dua pendekatan utama:
1. Proyektor Inframerah Terintegrasi di Layar OLED
Google berencana menanamkan emitor inframerah dan sensor kedalaman langsung di balik panel OLED. Teknologi ini memungkinkan pemindaian 3D tanpa komponen fisik yang menonjol sehingga layar tetap full-screen dan estetis.
Ini mirip dengan rumor yang beredar tentang Face ID generasi baru Apple, yang juga ingin menghilangkan notch dengan menyembunyikan sensor di bawah layar.