Samsung Rebut Tahta Pasar DRAM Global Q4 2025 dari SK Hynix

Samsung Rebut Tahta Pasar DRAM Global Q4 2025 dari SK Hynix
Sumber :
  • Istimewa

Bocoran Galaxy S26 Ultra Terungkap Lewat Video Unboxing
  • Samsung menguasai 36,6% pangsa pasar DRAM dunia dengan pendapatan sebesar $19,1 miliar.
  • Pertumbuhan kuartalan Samsung mencapai 40,6% berkat lonjakan permintaan memori AI.
  • SK Hynix tergeser ke posisi kedua setelah sempat memimpin selama satu tahun terakhir.
  • Harga jual rata-rata (ASP) naik 40% karena tingginya minat pada produk memori premium.

OpenAI Siapkan ChatGPT Pro Lite $100, Solusi Hemat Power User?

Samsung Electronics secara resmi kembali memimpin pasar DRAM global pada kuartal keempat (Q4) 2025. Berdasarkan laporan terbaru dari firma riset pasar Omdia, Samsung berhasil mengamankan pangsa pasar sebesar 36,6%. Perusahaan asal Korea Selatan ini mencatatkan pendapatan fantastis senilai $19,1 miliar sepanjang periode Oktober hingga Desember.

Pencapaian ini menandai momentum kebangkitan Samsung setelah kehilangan posisi puncak selama satu tahun. Sebelumnya, SK Hynix sempat merebut kepemimpinan pasar pada kuartal pertama 2025. Namun, strategi agresif Samsung dalam menyediakan komponen memori mutakhir berhasil membalikkan keadaan dengan pertumbuhan pendapatan 40,6% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Relaksasi TKDN Produk AS: Samsung dan Xiaomi Terancam?

Strategi Samsung Memimpin Kembali Pasar DRAM Global

Pertumbuhan masif Samsung tidak lepas dari tingginya permintaan untuk produk memori bernilai tinggi. Sektor komputasi kecerdasan buatan (AI) dan pusat data menjadi motor penggerak utama. Produk seperti HBM3E (High Bandwidth Memory generasi ke-5) dan DDR5 kini menjadi standar wajib bagi infrastruktur server modern di seluruh dunia.

Selain itu, Samsung menikmati kenaikan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 40%. Kondisi pasar yang membaik dan terbatasnya pasokan memori premium membuat harga terkerek naik. Faktor ini memberikan keuntungan margin yang signifikan bagi unit bisnis semikonduktor Samsung di tengah persaingan ketat.

Pergeseran Posisi SK Hynix dan Produsen Lain

Sementara itu, SK Hynix harus puas menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 32,9%. Meskipun turun peringkat, kompetitor terdekat Samsung ini tetap mencatatkan kinerja positif. SK Hynix membukukan pendapatan $17,2 miliar, tumbuh 25,2% secara kuartalan. Secara keseluruhan, nilai pasar DRAM global mencapai $52,47 miliar pada penutup tahun 2025.

Di sisi lain, Micron Technology yang berada di posisi ketiga mengalami penurunan pangsa pasar menjadi 22,9%. Angka ini menyusut dari pencapaian 25,8% pada kuartal sebelumnya. Sementara itu, perusahaan asal China, CXMT, mulai menunjukkan taringnya dengan menguasai 4,7% pasar dunia.

Proyeksi Dominasi Berkelanjutan dan Inovasi Masa Depan

Samsung berencana memperkuat dominasi mereka dengan memperluas produksi memori generasi berikutnya. Fokus utama perusahaan adalah pengembangan massal HBM4 dan memori DDR5 berkapasitas tinggi. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi ambisi industri teknologi yang semakin haus akan performa tinggi dan efisiensi energi.

Selain server, Samsung juga membidik sektor otomotif dan seluler. Mereka menyiapkan LPDDR5X, memori berperforma tinggi namun hemat daya untuk perangkat masa depan. Keberhasilan Samsung di pasar DRAM global ini menjadi fondasi kuat untuk menghadapi persaingan teknologi semikonduktor yang semakin dinamis pada tahun-tahun mendatang.