Google Hapus Aplikasi Cuaca Android, Cek Fitur Barunya!

Google Hapus Aplikasi Cuaca Android, Cek Fitur Barunya!
Sumber :
  • Allen / Unsplash

Xiaomi Tag Siap Rilis Global di MWC 2026, Cek Spesifikasinya!
  • Google menghentikan layanan aplikasi cuaca mandiri (mini-app) yang selama ini ada di Android.
  • Antarmuka baru kini terintegrasi langsung dalam halaman hasil pencarian Google Search.
  • Pembaruan ini menyertakan ringkasan berbasis AI, namun hanya berdampak pada pengguna ponsel non-Pixel.

Honor Magic V6 & Robot Phone Siap Meluncur di MWC 2026

Google secara resmi mulai menghentikan aplikasi cuaca Google versi lama yang selama ini akrab bagi jutaan pengguna Android. Langkah strategis ini menandai transisi besar dalam cara raksasa teknologi tersebut menyajikan informasi prakiraan cuaca harian kepada publik. Perusahaan kini mengganti pengalaman "mini-app" tersebut dengan antarmuka baru yang terintegrasi langsung di dalam Google Search.

Bagi Anda yang sering mengetuk ikon matahari dan awan di layar beranda, perubahan ini akan sangat terasa. Meskipun terlihat seperti aplikasi mandiri, fitur tersebut sebenarnya adalah bagian dari aplikasi Google. Kini, Google mengarahkan pintasan tersebut ke halaman pencarian cuaca yang telah didesain ulang setelah melalui fase pengujian selama beberapa bulan.

Layar Sentuh Bundar Waveshare Permudah Desain Interface Modern

Evolusi Antarmuka Aplikasi Cuaca Google

Antarmuka asli Google Weather terkenal sangat sederhana dan mudah dikenali oleh pengguna. Fitur lama tersebut menawarkan tampilan layar penuh yang bersih dengan karakter katak "Froggy" yang ikonik sebagai latar belakang. Pengguna dapat dengan mudah melihat kondisi saat ini, prakiraan 10 hari, serta berpindah antar kota dengan cepat.

Namun, Google kini merombak total pengalaman tersebut agar lebih menyatu dengan ekosistem pencarian mereka. Saat Anda mengetuk pintasan cuaca sekarang, sistem akan membuka halaman hasil pencarian Google yang menyertakan kartu cuaca. Tampilan ini tidak lagi terasa seperti aplikasi tertutup, melainkan bagian dari hasil pencarian web yang lebih luas.

Kehadiran AI dan Data Lebih Mendalam

Meskipun tampilannya berubah, fungsionalitas utama dari aplikasi cuaca Google tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan. Google menyertakan data metrik cuaca yang mendalam, mulai dari tingkat kelembapan hingga kualitas udara (AQI). Pengguna masih bisa menikmati fitur prakiraan per jam dan panduan cuaca jangka panjang yang akurat.

Menariknya, Google memperkenalkan ringkasan bertenaga AI untuk memberikan gambaran cuaca secara instan. Fitur cerdas ini membantu pengguna memahami situasi cuaca tanpa harus membaca angka satu per satu. Namun, karena berbasis pencarian, Anda akan melihat lebih banyak tautan dan konten web tambahan saat menggulir layar ke bawah.

Dampak Besar Bagi Pengguna Non-Pixel

Pembaruan ini secara khusus menyasar para pengguna ponsel Android non-Pixel, seperti Samsung, Xiaomi, atau Oppo. Selama ini, mereka sangat mengandalkan pintasan bawaan Google untuk memantau cuaca tanpa perlu memasang aplikasi pihak ketiga. Strategi baru Google ini kemungkinan besar akan mendorong sebagian pengguna untuk mencari alternatif aplikasi cuaca lain di Play Store.

Di sisi lain, pemilik perangkat Pixel cenderung tidak terdampak oleh perubahan drastis ini. Hal ini terjadi karena perangkat Pixel sudah dibekali dengan aplikasi Pixel Weather khusus yang berdiri sendiri. Langkah Google ini mempertegas ambisi mereka untuk menjadikan Google Search sebagai pusat informasi utama bagi segala aktivitas harian pengguna Android di masa depan.