Bocoran Pixel 11: Chip Titan M3 Bikin Data Anda Super Aman!
- Gizchina
Gadget – Google tampaknya bersiap untuk meluncurkan lompatan besar dalam keamanan perangkat mobile. Sebuah bocoran terbaru dari sumber tepercaya Mystic Leaks mengungkap bahwa Google Pixel 11 akan diperkuat oleh chip keamanan generasi terbaru: Titan M3. Jika informasi ini terbukti akurat, Pixel 11 berpotensi menjadi smartphone paling aman yang pernah dirilis untuk konsumen umum.
Chip ini bukan sekadar peningkatan biasa melainkan evolusi signifikan dari warisan Titan M yang pertama kali diperkenalkan pada Pixel 3 tahun 2018. Dengan arsitektur berbasis RISC-V, integrasi mendalam dengan sistem operasi Android, dan kemampuan isolasi data kritis dari ancaman malware, Titan M3 bisa menjadi game-changer dalam perlindungan privasi digital.
Artikel ini mengupas tuntas asal-usul Titan, fitur keamanan mutakhir Titan M3, integrasinya dengan Tensor G6, serta implikasinya bagi pengguna sehari-hari dari transaksi Google Pay hingga perlindungan kata sandi dan verifikasi boot.
Dari Titan M ke Titan M3: Evolusi Keamanan Google
Sejak 2018, Google telah menjadikan keamanan perangkat keras sebagai pembeda utama Pixel. Berikut garis waktu singkatnya:
- 2018 – Titan M: Pertama kali muncul di Pixel 3. Bertugas melindungi PIN, enkripsi disk, dan proses verifikasi boot.
- 2021 – Titan M2: Diintegrasikan ke dalam chip Tensor G1. Lebih kecil, lebih efisien, dan mendukung standar keamanan Android modern.
- 2025 (diperkirakan) – Titan M3: Kini disebut dengan kode “Google Epic” dan firmware “longjing”, menandai lompatan generasi ketiga.
Menurut bocoran, Titan M3 akan tertanam langsung di dalam chip Tensor G6, bukan sebagai komponen terpisah. Ini memungkinkan komunikasi lebih cepat dan perlindungan lebih ketat antara prosesor utama dan modul keamanan.
Bagaimana Titan M3 Melindungi Data Anda?
Titan M3 dirancang dengan prinsip “zero trust”: bahkan jika sistem operasi utama disusupi malware, data sensitif tetap aman. Berikut cara kerjanya:
1. Isolasi Fisik & Logis via RISC-V
Titan M3 menggunakan arsitektur RISC-V, platform open-source yang ringan namun sangat aman. Chip ini beroperasi secara independen dari OS Android, menjalankan hanya tugas-tugas kritis:
- Verifikasi integritas sistem saat boot (verified boot)
- Penyimpanan kunci enkripsi
- Autentikasi biometrik (sidik jari, wajah)
- Perlindungan data pembayaran