Bocoran Google Tensor G6 Muncul di Geekbench, Pakai CPU 7-Core?

Bocoran Google Tensor G6 Muncul di Geekbench, Pakai CPU 7-Core?
Sumber :
  • Istimewa

Bocoran OnePlus 15T: Baterai 7500mAh Tapi Kamera Stagnan?
  • Kemunculan perangkat "Google Kodiak" di Geekbench yang diduga mengusung chipset Tensor G6.
  • Perubahan arsitektur radikal dengan penggunaan CPU 7-core dan clock speed mencapai 4,11 GHz.
  • Skor benchmark saat ini masih rendah karena statusnya yang merupakan prototipe awal.

Samsung Galaxy S26 vs iPhone 17: Siapa Raja Flagship 2026?

Google tampaknya sedang mempersiapkan kejutan besar untuk masa depan lini smartphone mereka. Meski seri terbaru belum lama meluncur, bocoran performa Google Tensor G6 kini mulai terendus publik. Sebuah data dari platform Geekbench memperlihatkan spesifikasi chipset misterius yang kemungkinan besar akan mentenagai Google Pixel 11.

Misteri Perangkat Google Kodiak di Geekbench

Resmi! Samsung Galaxy S26 Hadirkan Koneksi Satelit Darurat

Data terbaru menunjukkan perangkat dengan nama sandi "Google Kodiak" muncul dengan konfigurasi perangkat keras yang tidak biasa. Sebelumnya, nama Kodiak sempat dikaitkan dengan seri Pixel 10 Pro XL. Namun, analisis mendalam terhadap struktur CPU menunjukkan bahwa ini adalah unit yang benar-benar baru.

Para ahli teknologi meyakini bahwa identitas asli perangkat ini mengarah pada prototipe awal Pixel 11. Google biasanya memulai pengujian internal jauh sebelum produk mencapai tahap produksi massal. Kehadiran Google Tensor G6 lebih awal ini memberikan gambaran tentang arah pengembangan silikon kustom milik Google.

Spesifikasi CPU 7-Core yang Tidak Lazim

Aspek paling mencolok dari bocoran ini adalah jumlah inti (core) pada CPU tersebut. Jika generasi sebelumnya menggunakan delapan inti, data ini justru menunjukkan penggunaan 7-core. Konfigurasi tersebut mencakup satu inti utama Arm C1-Ultra yang dipacu hingga kecepatan tinggi 4,11 GHz.

Selain itu, terdapat empat inti Arm C1-Pro berkecepatan 3,38 GHz dan dua inti tambahan pada 2,65 GHz. Meskipun jumlah core berkurang, kecepatan clock yang ditawarkan jauh melampaui standar Tensor saat ini. Sisi grafis pun mendapat pembaruan signifikan dengan penggunaan GPU PowerVR C-Series terbaru.

Skor Benchmark dan Spekulasi Performa

Walaupun spesifikasi teknisnya terlihat gahar di atas kertas, hasil uji coba awal ini belum memuaskan. Perangkat ini hanya mencatatkan skor single-core 845 dan multi-core 2657 di Geekbench. Angka tersebut tentu berada di bawah standar ponsel flagship modern yang ada di pasaran.

Halaman Selanjutnya
img_title