HP Tipis Gagal Total? Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Lesu

HP Tipis Gagal Total? Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Lesu
Sumber :
  • Andy Boxall / Digital Trends

Bocoran OnePlus 15T: Baterai 7500mAh Tapi Kamera Stagnan?
  • Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge dan iPhone Air jauh di bawah ekspektasi pasar karena desain tipis yang mengorbankan fungsi.
  • Kapasitas baterai yang kecil menjadi alasan utama konsumen enggan membeli perangkat ultra-tipis tersebut.
  • Samsung mempertimbangkan untuk tidak melanjutkan produksi penerus seri Edge dan masih ragu dengan masa depan ponsel TriFold.
  • Fokus perusahaan kini beralih ke pengembangan Galaxy Fold dengan desain lebih lebar (passport-style) untuk kenyamanan konten visual.

Samsung Galaxy S26 vs iPhone 17: Siapa Raja Flagship 2026?

Tren ponsel ultra-tipis seperti Samsung Galaxy S25 Edge dan iPhone Air ternyata tidak otomatis memikat hati konsumen global. Kabar mengecewakan datang dari Samsung yang mengakui bahwa performa penjualan perangkat tipis mereka jauh lebih rendah daripada lini produk lainnya. Meskipun desain tipis menawarkan estetika premium, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pengguna lebih memprioritaskan fungsi daripada sekadar penampilan fisik yang ramping.

Mengapa Penjualan Samsung Galaxy S25 Edge Mengecewakan?

Review Iniu 5,000mAh Power Bank: Solusi Cas Apple Watch

Won-Joon Choi, Chief Operating Officer Samsung Mobile Experience, mengungkapkan data mengejutkan dalam wawancara dengan Bloomberg. Ia menyebutkan bahwa angka penjualan Samsung Galaxy S25 Edge relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan model Samsung lainnya. Masalah utamanya terletak pada daya tahan perangkat yang dianggap tidak memadai untuk kebutuhan harian pengguna modern.

Kapasitas baterai yang kecil menjadi "tumbal" dari desain bodi yang sangat tipis. Hal ini membuat perangkat memiliki daya tahan (endurance) yang rendah, sehingga pengguna sering kali harus mengisi daya lebih sering. Samsung kini sedang mengevaluasi apakah pasar benar-benar membutuhkan seri Galaxy S26 Edge di masa depan. Choi menegaskan bahwa kriteria pemilihan perangkat oleh konsumen sangat beragam, dan ponsel ultra-tipis bukanlah prioritas utama semua orang saat ini.

Nasib Dilematis Galaxy TriFold Seharga Rp45 Juta

Selain masalah pada seri Edge, Samsung juga menghadapi tantangan besar pada inovasi ponsel lipat tiga (TriFold) mereka. Meskipun sempat terjual habis di situs resmi, harga fantastis mencapai $2.900 (sekitar Rp45 juta) membuat jangkauan pasarnya sangat terbatas. Perusahaan kini mulai mempertimbangkan kembali langkah strategis mereka terkait pengembangan generasi berikutnya.

Halaman Selanjutnya
img_title