Xiaomi 17 dan 17 Ultra Resmi di Indonesia, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon 8 Elite Jadi Sorotan
- Xiaomi
Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra akhirnya resmi rilis di Indonesia setelah sebelumnya diperkenalkan secara global di Barcelona menjelang MWC 2026. Seri flagship ini menonjolkan kolaborasi erat dengan Leica pada sektor kamera, sekaligus membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3nm.
Untuk pasar Indonesia, Xiaomi memposisikan seri ini sebagai pilihan smartphone premium 2026 yang menyeimbangkan performa tinggi, kemampuan kamera, serta harga yang masih kompetitif di kelasnya.
Xiaomi 17 hadir sebagai flagship ringkas dengan layar 6,3 inci LTPO AMOLED beresolusi 1220 x 2656 piksel dan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3500 nits dan sudah mendukung HDR10+ serta Dolby Vision. Ukurannya relatif compact dengan bobot 191 gram.
Di sektor kamera, Xiaomi 17 mengusung tiga kamera belakang 50MP dengan sistem kamera Leica. Kamera utama menggunakan sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1.31 inci dengan aperture f/1.67 dan OIS. Kamera ultra wide 50MP menawarkan sudut pandang 102 derajat, sementara kamera telephoto 50MP mendukung 2.6x optical zoom dan kemampuan macro hingga 10 cm.
Untuk video, perangkat ini mampu merekam hingga 8K 30fps dan 4K Dolby Vision 60fps. Kamera depan 50MP disiapkan untuk kebutuhan selfie dan video call.
Dari sisi performa, Snapdragon 8 Elite Gen 5 dipadukan RAM 12GB serta penyimpanan UFS 4.1. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan HyperOS 3. Baterainya berkapasitas 6330mAh dengan fast charging 100W wired dan 50W wireless. Fitur lain yang melengkapi antara lain sertifikasi IP68 dan stereo speaker.
Xiaomi 17 Ultra Tawarkan Kamera 200MP dan Fitur Fotografi Pro
Berbeda dari versi reguler, Xiaomi 17 Ultra membawa pendekatan lebih agresif pada fotografi. Layar yang digunakan berukuran 6,9 inci LTPO AMOLED dengan resolusi 2608 x 1200 piksel dan refresh rate 120Hz. Kecerahan puncaknya juga mencapai 3500 nits.
Sistem kamera Leica pada varian Ultra menggunakan konfigurasi yang lebih kompleks. Kamera utama 50MP memakai sensor 1 inci Light Fusion 1050L dengan dukungan teknologi LOFIC HDR untuk dynamic range lebih luas.
Sorotan utamanya adalah kamera telephoto periscope 200MP dengan sensor 1/1.4 inci. Kamera ini mendukung mechanical optical zoom kontinu 3.2x hingga 4.3x tanpa crop digital, serta kemampuan zoom setara 400mm. Kamera ultra wide 50MP dengan sudut pandang 115 derajat turut melengkapi konfigurasi tersebut.