Kamera Motorola Razr Fold Raih Skor 164 DXOMARK, Terhebat!
- Istimewa
- Motorola Razr Fold meraih skor kamera 164 dan predikat DXOMARK Gold Label.
- Perangkat ini menempati peringkat ke-8 global, mengalahkan Google Pixel 10 Pro XL.
- Teknologi sensor Sony LYTIA 50MP dan Snapdragon 8 Gen 5 menjadi kunci utama.
Motorola Razr Fold resmi mengukir prestasi gemilang dalam industri fotografi seluler dunia. Perangkat lipat terbaru ini berhasil meraih skor kamera sebesar 164 dari laboratorium pengujian independen, DXOMARK.
Pencapaian tersebut menghantarkan Motorola Razr Fold mendapatkan predikat bergengsi DXOMARK Gold Label. Skor tinggi ini menempatkan perangkat tersebut di posisi ke-8 dalam peringkat global secara keseluruhan.
Hebatnya lagi, hasil ini melampaui performa kamera pesaing berat seperti Google Pixel 10 Pro XL dan Xiaomi 17 Pro Max. Motorola Signature yang baru saja rilis juga mendapatkan label serupa dari lab pengujian tersebut.
Rahasia Performa Kamera Motorola Razr Fold
Kesuksesan kamera Motorola Razr Fold bersumber dari integrasi perangkat keras kelas atas. Motorola menyematkan tiga kamera belakang yang masing-masing beresolusi 50MP dengan teknologi sensor Sony LYTIA terbaru.
Sensor utama menggunakan Sony LYTIA 828 yang merupakan sensor 50MP terbesar milik Motorola hingga saat ini. Hasilnya, DXOMARK mencatat akurasi eksposur yang luar biasa serta rentang dinamis yang sangat luas.
Selain itu, ponsel ini menunjukkan performa stabil pada kondisi minim cahaya (low-light). Reproduksi warna tetap seimbang dengan detail tajam dan gangguan noise yang sangat minim pada setiap jepretan.
Keunggulan Zoom Periskop dan Kecerdasan Buatan
Sektor zoom menjadi daya tarik utama lainnya bagi pengguna Motorola Razr Fold. Perangkat ini memiliki kamera telefoto periskop 3x yang menggunakan sensor Sony LYTIA 600 untuk hasil gambar yang detail.
Motorola juga menyertakan fitur 100x Super Zoom Pro yang berbasis pemrosesan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memastikan kualitas gambar tetap terjaga meski diambil dari jarak yang sangat jauh.
Sistem pengolahan citra dikelola oleh Motorola Photo Enhancement Engine yang didukung Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini memungkinkan fitur bokeh perangkat lunak dan optimalisasi warna yang telah tervalidasi oleh Pantone.
Masa Depan Fotografi di Ponsel Lipat
Dominasi kamera Motorola Razr Fold membuktikan bahwa ponsel lipat kini mampu menyaingi performa kamera flagship konvensional. Penggunaan focal length 85mm memberikan efek separasi subjek yang natural pada foto potret.
Kemampuan videografi juga tidak kalah mengesankan dengan dukungan resolusi 8K melalui format Dolby Vision. Fitur ini menawarkan reproduksi warna yang lebih hidup serta rentang dinamis yang jauh lebih tinggi.
Dengan integrasi sensor premium dan efisiensi Snapdragon 8 Gen 5, Motorola menetapkan standar baru. Kamera Motorola Razr Fold kini menjadi acuan bagi produsen lain dalam mengembangkan inovasi fotografi pada perangkat lipat di masa depan.