Bonus Hari Raya 2026 Ojol Gojek & Grab: Sampai Rp1,6 Juta!

Bonus Hari Raya 2026 Ojol Gojek & Grab: Sampai Rp1,6 Juta!
Sumber :
  • gojek

Gadget – Menjelang Idul Fitri 2026, kabar gembira datang bagi ratusan ribu mitra pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia. Gojek dan Grab resmi mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026, dengan total anggaran mencapai Rp220 miliar menandai komitmen kuat kedua platform terhadap kesejahteraan mitra di sektor gig economy.

BHR Ojol 2026: Gojek dan Grab Siapkan Dana Rp110 Miliar

Berbeda dengan Tunjangan Hari Raya (THR) yang wajib diberikan kepada pekerja formal berdasarkan regulasi pemerintah, BHR merupakan bentuk apresiasi sukarela yang disesuaikan dengan model kemitraan fleksibel di platform digital. Namun, meski tidak wajib, nilai BHR tahun ini justru naik hingga 4 kali lipat dibanding tahun lalu menjadi bukti nyata bahwa kontribusi mitra ojol semakin dihargai.

Program ini juga mendapat dukungan langsung dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa BHR 2026 sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui koordinasi lintas kementerian.

Blok M Hub: Integrasi Gojek dan MRT Jakarta Makin Praktis

“Pada 2026, BHR akan menjangkau sekitar 850.000 mitra pengemudi, dengan total alokasi sebesar Rp220 miliar,” ujar Airlangga.

Lantas, berapa nominal pasti yang diterima mitra? Siapa saja yang berhak? Dan kapan pencairannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

AI Sekarang Sewa Manusia untuk Kerja Fisik-Serius atau Satire?

BHR Gojek 2026: Naik 3–4 Kali Lipat, Total Anggaran Tembus Rp110 Miliar

Induk Gojek, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), meningkatkan anggaran BHR 2026 menjadi Rp100–110 miliar, lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya (sekitar Rp50 miliar). Dana ini akan didistribusikan kepada sekitar 400.000 mitra pengemudi roda dua dan roda empat.

Rincian Nominal BHR Gojek 2026:

  • Mitra Roda Dua (Gojek): Rp150.000 – Rp900.000
  • Mitra Roda Empat (GoCar): Rp200.000 – Rp1.600.000

Untuk kategori terendah, nominal BHR naik tiga hingga empat kali lipat:

  • Dari Rp50.000 → Rp150.000 (roda dua)
  • Dari Rp50.000 → Rp200.000 (roda empat)

Kriteria Penentuan Besaran BHR:

  • Penilaian didasarkan pada performa selama 12 bulan terakhir, meliputi:
  • Jam online (indikator apakah penghasilan utama atau tambahan)
  • Tingkat penerimaan & penyelesaian order
  • Kualitas layanan (rating pelanggan, pembatalan, dll.)

Mitra dikategorikan ke dalam tiga kelompok utama:

  • Mitra Juara – Performa tertinggi
  • Mitra Andalan – Konsisten dan andal
  • Mitra Harapan – Potensi tinggi, perlu peningkatan

Jadwal Pencairan:

BHR Gojek akan disalurkan melalui saldo GoPay Mitra pada 4–6 Maret 2026.

“Melalui BHR, kami ingin mengapresiasi kontribusi mitra pengemudi selama setahun terakhir dalam menjaga standar layanan yang tinggi bagi pelanggan,” ujar Hans Patuwo, CEO GoTo.

BHR Grab 2026: Hingga Rp1,6 Juta, Anggaran Juga Naik 2x Lipat

Grab Indonesia juga tak kalah responsif. Perusahaan menyiapkan anggaran Rp100–110 miliar untuk BHR 2026 dua kali lipat dari tahun lalu dan menargetkan lebih dari 400.000 mitra aktif.
Rincian Nominal BHR Grab 2026:

  • GrabBike: Rp150.000 – Rp850.000
  • GrabCar: Rp200.000 – Rp1.600.000

Kriteria & Kategori:

  • Grab menggunakan sistem penilaian berbasis:
    • Jumlah dan konsistensi penyelesaian order
    • Kualitas pelayanan selama periode tertentu
    • BHR dibagi dalam tujuh kategori untuk memastikan penilaian adil dan proporsional sesuai kontribusi nyata mitra.

Jadwal Pencairan:

  • Penyaluran dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri 2026
  • Mitra bisa mengecek status penerimaan langsung melalui aplikasi GrabDriver

“BHR merupakan bentuk apresiasi dan itikad baik perusahaan, di luar penghasilan yang telah diterima mitra melalui aktivitas di platform,” kata Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia.

Mengapa BHR Penting di Era Gig Economy?

Sektor gig economy seperti ojol memiliki karakteristik unik:

  • Tidak ada hubungan kerja formal
  • Penghasilan sangat bergantung pada volume order
  • Tidak otomatis mendapat THR, BPJS, atau tunjangan lain

Dalam konteks ini, BHR menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang membantu mitra menghadapi kebutuhan ekstra saat Lebaran mulai dari mudik, belanja, hingga silaturahmi.

Meski bersifat sukarela, kenaikan signifikan anggaran BHR 2026 menunjukkan bahwa Gojek dan Grab mulai memperlakukan mitra bukan hanya sebagai “pengguna platform”, tapi sebagai mitra strategis yang layak dihargai.

Peran Pemerintah: Dukungan Tanpa Regulasi Wajib

Menariknya, pemerintah tidak memaksa perusahaan platform memberikan BHR. Namun, melalui pendekatan kolaboratif, Kemenko Perekonomian berhasil mendorong komitmen sukarela ini.

Ini mencerminkan model baru tata kelola ekonomi digital: bukan hanya regulasi kaku, tapi dialog intensif antara negara, platform, dan pekerja untuk menciptakan ekosistem yang adil dan berkelanjutan.

Kesimpulan: Apresiasi Nyata, Bukan Sekadar Gimmick

BHR 2026 bukan sekadar hadiah simbolis. Dengan total Rp220 miliar yang mengalir ke kantong 850 ribu mitra, program ini:

  • Memberikan dampak ekonomi langsung menjelang Lebaran
  • Mendorong peningkatan kualitas layanan melalui insentif berbasis performa
  • Memperkuat hubungan jangka panjang antara platform dan mitra

Bagi para mitra ojol, ini adalah pengakuan bahwa kerja keras mereka terlihat, dihargai, dan dihormati tepat di momen paling sakral dalam kalender Islam.

Jika Anda mitra Gojek atau Grab, pastikan akun Anda aktif, layanan tetap prima, dan cek aplikasi secara berkala. Siapa tahu, bonus Lebaran Anda tahun ini justru yang terbesar sepanjang karier!

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget