Nothing Phone (4a) dan (4a) Pro Resmi Dirilis, Desain Futuristik dan Kamera 50MP Jadi Andalan
- nothing
Perusahaan teknologi Nothing akhirnya memperkenalkan dua smartphone terbaru mereka, yakni Nothing Phone (4a) dan Nothing Phone (4a) Pro. Kedua perangkat ini hadir dengan identitas desain yang berbeda, namun tetap mempertahankan ciri khas estetika transparan serta sistem pencahayaan LED yang sudah menjadi DNA produk Nothing.
Menariknya, selain membawa desain unik, kedua ponsel ini juga langsung menjalankan sistem operasi Nothing OS 4.1 yang berbasis Android 16. Perusahaan juga menjanjikan dukungan perangkat lunak cukup panjang, yaitu tiga pembaruan OS utama serta enam tahun patch keamanan.
Meskipun sama-sama berada dalam lini yang sama, Nothing Phone (4a) dan versi Pro menawarkan pendekatan desain, performa, hingga fitur kamera yang cukup berbeda.
Nothing Phone (4a) Tampil Lebih Minimalis
Model standar, yaitu Nothing Phone (4a), hadir dengan desain yang lebih sederhana dibandingkan varian Pro. Bagian belakangnya menampilkan modul kamera berbentuk pil yang terlihat bersih dan minimalis.
Namun demikian, daya tarik utama tetap berada pada sistem pencahayaan baru yang dinamakan Glyph Bar. Sistem ini merupakan strip LED lurus di bagian belakang ponsel.
Glyph Bar terdiri dari enam segmen yang menampung total 63 LED. Selain itu, terdapat juga indikator perekaman berwarna merah yang memberikan sentuhan visual khas. Tingkat kecerahannya bisa mencapai 3.500 nits dengan tiga tingkat intensitas berbeda, sekitar 40 persen lebih terang dibanding generasi sebelumnya.
Beralih ke sektor dapur pacu, Nothing Phone (4a) menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4. Chip ini merupakan penerus dari Snapdragon 7s Gen 3 yang digunakan sebelumnya.
Walaupun begitu, peningkatan performanya tidak terlalu besar. Secara rata-rata, peningkatan kinerja CPU hanya berada di kisaran 7 persen.
Untuk mendukung performa, ponsel ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X berkapasitas 8GB atau 12GB. Sementara penyimpanannya menggunakan teknologi UFS 3.1 dengan pilihan hingga 256GB.
Di bagian depan, Nothing Phone (4a) mengusung layar OLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.224 x 2.720 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz sehingga animasi terasa lebih halus.
Selain itu, tingkat kecerahan puncaknya mencapai 4.500 nits. Layarnya juga dilindungi kaca Corning Gorilla Glass 7i agar lebih tahan terhadap goresan.
Masuk ke sektor kamera, perangkat ini dibekali sensor utama 50MP menggunakan Samsung GN9 dengan bukaan f/1.88 serta dukungan stabilisasi gambar optik.
Kemudian terdapat kamera telefoto periskop 50MP dengan kemampuan zoom optik 3,5x. Selain itu, tersedia kamera ultra-wide 8MP dan kamera depan 32MP untuk kebutuhan selfie.
Dari segi desain fisik, ponsel ini menggunakan rangka plastik dengan ketebalan 8,55 mm. Perangkat juga sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air.
Sementara itu, baterainya memiliki kapasitas 5.080 mAh dengan dukungan pengisian cepat kabel 50W.
Untuk harga, Nothing Phone (4a) dijual mulai dari sekitar 350 euro untuk varian 8GB/128GB. Versi 8GB/256GB dibanderol sekitar 390 euro, sedangkan model tertinggi 12GB/256GB dijual sekitar 430 euro.
Nothing Phone (4a) Pro Bawa Desain Lebih Futuristik
Berbeda dengan model standar, Nothing Phone (4a) Pro hadir dengan tampilan yang jauh lebih berani.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan Glyph Matrix, yaitu layar LED berbentuk lingkaran di bagian belakang perangkat.
Glyph Matrix terdiri dari 137 LED yang tersusun membentuk area melingkar. Meskipun jumlah LED-nya lebih sedikit dibanding sistem Glyph pada Nothing Phone (3), ukuran area pencahayaan ini justru lebih besar sekitar 57 persen.
Selain itu, tingkat kecerahannya juga mencapai 3.000 nits sehingga tetap terlihat jelas di berbagai kondisi pencahayaan.
Dari segi material, Nothing Phone (4a) Pro juga mengalami peningkatan. Perangkat ini menggunakan desain unibody berbahan logam yang memberikan kesan lebih premium.
Menariknya, meskipun menggunakan material metal, ponsel ini tetap terasa ringan dan bahkan lebih tipis dibanding model standar dengan ketebalan hanya 7,95 mm.
Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP65, yang berarti lebih tahan terhadap debu dan air.
Untuk performa, Nothing menyematkan chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4. Dibanding generasi sebelumnya, prosesor ini menawarkan peningkatan performa yang cukup signifikan.
Kinerja CPU disebut meningkat sekitar 27 persen. Sementara performa grafis naik hingga 30 persen. Bahkan, kemampuan pemrosesan AI meningkat drastis hingga 65 persen.
Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 8GB atau 12GB serta penyimpanan UFS 3.1 hingga 256GB.
Agar performa tetap stabil saat digunakan dalam waktu lama, Nothing juga menambahkan sistem pendingin vapor chamber berukuran 5.300 mm².
Layarnya juga lebih besar dibanding model standar. Nothing Phone (4a) Pro menggunakan panel OLED 6,83 inci dengan resolusi 1.260 x 2.800 piksel.
Tak hanya itu, refresh rate-nya meningkat hingga 144Hz sehingga cocok untuk gaming maupun scrolling yang sangat halus. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 5.000 nits dengan teknologi PWM dimming 2.160Hz.
Di sektor kamera, ponsel ini menggunakan sensor utama 50MP Sony Lytia 700C yang sudah dilengkapi stabilisasi optik.
Selain itu, terdapat kamera periskop 50MP menggunakan sensor Samsung JN5 dengan kemampuan zoom optik 3,5x dan zoom digital hingga 7x melalui teknologi in-sensor zoom.
Kamera ultra-wide tetap menggunakan sensor Sony IMX355 8MP dengan sudut pandang 120 derajat. Sementara kamera depan beresolusi 32MP.
Untuk daya tahan, ponsel ini juga dibekali baterai 5.080 mAh dengan dukungan fast charging 50W.
Nothing Phone (4a) Pro dijual mulai dari sekitar 480 euro untuk varian 8GB/128GB. Sementara model 12GB/256GB dibanderol sekitar 550 euro. Menariknya, perangkat ini juga akan dipasarkan di Amerika Serikat dengan harga mulai 500 dolar.