Poco X8 Pro Max Muncul di Geekbench dengan Dimensity 9500s, Performa Terungkap
- Xiaomi
Menjelang peluncuran resminya, Poco kembali menjadi sorotan setelah salah satu perangkat terbarunya muncul di platform benchmark. Kali ini, Poco X8 Pro Max terlihat di Geekbench dengan membawa chipset terbaru dari MediaTek, yaitu Dimensity 9500s. Kemunculan ini sekaligus memberikan gambaran awal mengenai performa perangkat sebelum diumumkan secara resmi ke pasar global.
Seperti diketahui, Poco diperkirakan akan memperkenalkan seri Poco X8 Pro dalam waktu dekat. Berdasarkan sejumlah laporan, lini perangkat tersebut kemungkinan akan meluncur secara global pada akhir bulan ini. Selain itu, Poco juga sudah memberi sinyal bahwa seri ini akan menggunakan dua chipset MediaTek terbaru, yakni Dimensity 8500 dan Dimensity 9500s.
Dengan kata lain, masing-masing model dalam seri ini kemungkinan akan menggunakan chipset berbeda. Poco X8 Pro diperkirakan akan menggunakan Dimensity 8500, sementara varian yang lebih tinggi, yaitu Poco X8 Pro Max, akan mengandalkan Dimensity 9500s sebagai sumber tenaganya.
Kemunculan di Geekbench
Menariknya, dua varian Poco X8 Pro Max sekaligus muncul di database Geekbench. Kedua perangkat tersebut merupakan versi global dan versi India. Dalam daftar benchmark tersebut, model global hadir dengan nomor model 2602BPC18G, sedangkan versi India menggunakan nomor model 2602BPC18I.
Kemunculan dua model berbeda ini biasanya menandakan bahwa perangkat sedang memasuki tahap pengujian akhir sebelum benar-benar diluncurkan ke pasar. Hal ini cukup umum dilakukan oleh produsen smartphone untuk memastikan performa dan stabilitas perangkat.
Dari sisi hasil benchmark, performa Poco X8 Pro Max terlihat cukup menjanjikan. Versi global perangkat ini berhasil mencetak skor 2.659 poin untuk pengujian single-core dan 8.369 poin pada pengujian multi-core di Geekbench 6.5.
Sementara itu, versi India mencatat skor yang sedikit berbeda, tetapi masih berada dalam kisaran yang sama. Perangkat tersebut memperoleh 2.616 poin pada tes single-core dan 8.401 poin pada tes multi-core.
Perbedaan skor yang tidak terlalu jauh ini menunjukkan bahwa kedua varian kemungkinan menggunakan konfigurasi hardware yang sama. Variasi skor biasanya dipengaruhi oleh kondisi pengujian atau optimalisasi sistem yang masih dalam tahap pengembangan.
Arsitektur Chipset Dimensity 9500s
Selain mengungkap skor performa, daftar Geekbench juga memberikan informasi mengenai konfigurasi prosesor yang digunakan. Dari data tersebut diketahui bahwa Dimensity 9500s memiliki arsitektur CPU yang terdiri dari delapan inti.
Konfigurasi tersebut terdiri dari satu inti utama yang berjalan pada kecepatan hingga 3,73GHz. Kemudian terdapat tiga inti performa dengan kecepatan 3,30GHz. Sementara itu, empat inti lainnya berfungsi sebagai inti efisiensi dengan kecepatan sekitar 2,40GHz.
Untuk sektor grafis, chipset ini dilengkapi GPU Mali-G925 Immortalis MC11. GPU tersebut dirancang untuk memberikan performa grafis yang kuat, terutama untuk kebutuhan gaming modern, rendering grafis, hingga penggunaan aplikasi berat.
Dimensity 9500s sendiri sebenarnya merupakan versi yang sedikit lebih sederhana dari chipset Dimensity 9500 yang diperkenalkan pada Oktober 2025. Meskipun demikian, kemampuan yang ditawarkan masih tergolong sangat kompetitif untuk smartphone kelas menengah atas hingga flagship killer.
Perbandingan dengan Dimensity 9500
Sebagai gambaran, Dimensity 9500 menggunakan arsitektur CPU yang juga terdiri dari delapan inti dengan konfigurasi 1+3+4. Namun, kecepatan prosesor pada versi ini lebih tinggi dibandingkan varian “s”.
Pada Dimensity 9500, inti utama mampu mencapai kecepatan hingga 4,21GHz. Selain itu, tiga inti performanya berjalan pada kecepatan sekitar 3,5GHz, sedangkan empat inti efisiensinya berada di kisaran 2,7GHz.
Di sektor grafis, Dimensity 9500 menggunakan GPU Arm G1-Ultra yang lebih kuat dibandingkan GPU pada varian 9500s.
Dari sisi performa benchmark, Dimensity 9500 mampu mencetak skor sekitar 3.500 poin pada pengujian single-core. Sementara untuk pengujian multi-core, chipset ini dapat mencapai kisaran 9.000 hingga 10.000 poin.
Dengan perbandingan tersebut, bisa disimpulkan bahwa Dimensity 9500s masih berada sedikit di bawah Dimensity 9500, namun tetap menawarkan performa yang sangat solid untuk berbagai kebutuhan.
Spesifikasi Awal yang Terungkap
Tidak hanya chipset, Geekbench juga mengungkap beberapa detail lain dari Poco X8 Pro Max. Salah satu informasi penting adalah penggunaan sistem operasi terbaru, yaitu Android 16.
Hal ini menunjukkan bahwa Poco kemungkinan akan langsung menghadirkan perangkat ini dengan sistem operasi terbaru dari Google. Selain itu, perangkat yang diuji di Geekbench terlihat membawa RAM sebesar 12GB.
Kapasitas RAM tersebut sudah tergolong besar untuk smartphone modern. Dengan kombinasi RAM 12GB dan chipset Dimensity 9500s, Poco X8 Pro Max diperkirakan mampu menjalankan berbagai aplikasi berat dengan lancar, termasuk game dengan grafis tinggi.
Peluncuran Diperkirakan Akhir Maret
Walaupun Poco belum mengumumkan tanggal resmi peluncurannya, sejumlah laporan menyebutkan bahwa seri Poco X8 Pro kemungkinan akan diperkenalkan pada 26 Maret.
Jika informasi ini benar, maka kemunculan Poco X8 Pro Max di Geekbench bisa menjadi tanda bahwa perangkat tersebut sudah memasuki tahap pengujian akhir sebelum dirilis secara global.
Selain Poco, chipset Dimensity 9500s juga dikabarkan akan digunakan pada beberapa smartphone lain yang akan datang. Salah satunya adalah Oppo Find X9s yang disebut-sebut juga akan mengandalkan chipset ini.
Dengan performa yang cukup tinggi serta dukungan teknologi terbaru, Poco X8 Pro Max tampaknya akan menjadi salah satu smartphone menarik yang patut ditunggu pada tahun ini. Kini, para penggemar hanya tinggal menantikan pengumuman resmi dari Poco untuk mengetahui spesifikasi lengkap serta harga yang akan ditawarkan.