Spesifikasi Rudal Kheibar Shekan, Senjata Iran Incar Israel
- Istimewa
- IRGC mengklaim telah menembakkan rudal balistik Kheibar Shekan ke wilayah Israel pada Sabtu (7/3/2026).
- Target utama serangan meliputi kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara.
- Pihak Israel segera membantah klaim tersebut dan menyatakan kondisi keamanan tetap terkendali di Tel Aviv.
- Rudal Kheibar Shekan memiliki jangkauan hingga 1.450 km dengan teknologi yang sulit dideteksi sistem pertahanan.
Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah meluncurkan rudal Kheibar Shekan ke sejumlah titik vital di Israel. Serangan ini kabarnya menyasar kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pangkalan udara strategis. Meskipun Iran menyatakan serangan tersebut berhasil, pemerintah Israel membantah keras klaim tersebut.
Mengapa Spesifikasi Rudal Kheibar Shekan Sangat Ditakuti?
Senjata mematikan ini merupakan rudal balistik jarak menengah generasi ketiga milik Iran. IRGC pertama kali memperkenalkan rudal Kheibar Shekan pada tahun 2022 sebagai bagian dari pengembangan teknologi dirgantara mereka. Rudal ini menggunakan bahan bakar padat (solid fuel) yang sangat efisien.
Penggunaan bahan bakar padat memungkinkan rudal ini siap meluncur dalam waktu singkat. Operator hanya memerlukan waktu kurang dari 15 menit untuk persiapan peluncuran. Selain itu, bobotnya yang mencapai 6,3 ton tergolong ringan untuk rudal di kelasnya.
Teknologi MaRV dan Kemampuan Manuver Tinggi
Salah satu keunggulan utama rudal ini terletak pada teknologi Maneuverable Reentry Vehicle (MaRV). Fitur canggih ini memungkinkan rudal bermanuver lincah saat memasuki kembali atmosfer bumi. Manuver tersebut bertujuan untuk mengecoh dan menembus sistem pertahanan udara musuh yang berlapis.
Dengan diameter sekitar 76 sentimeter, rudal ini sangat fleksibel. Militer Iran bahkan bisa meluncurkannya dari kendaraan peluncur bergerak (TEL). Hal ini membuat posisi peluncuran sulit dilacak oleh satelit pengintai lawan sebelum serangan terjadi.
Implikasi Strategis di Kawasan Timur Tengah
Jangkauan operasional sejauh 1.450 kilometer memberikan keuntungan geografis yang besar bagi Teheran. Angka tersebut membuktikan bahwa rudal Kheibar Shekan mampu menjangkau seluruh daratan Israel tanpa terkecuali. Bahkan, beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah kini berada dalam radius serangan.
Nama "Kheibar Shekan" sendiri memiliki makna simbolis yang sangat kuat dalam sejarah Islam. Nama ini merujuk pada kemenangan Ali ibn Abi Talib dalam Pertempuran Khaybar tahun 628 Masehi. Iran secara sengaja menggunakan identitas historis ini sebagai bentuk gertakan ideologis dalam konflik modern melawan Israel.
Ketegangan yang melibatkan penggunaan rudal Kheibar Shekan ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan militer di kawasan. Dunia internasional kini menanti langkah balasan atau deeskalasi untuk mencegah perang terbuka yang lebih luas.