Jelang Ramadan, Imam Masjid Al Aqsa Ditangkap Tanpa Penjelasan

Imam Masjid Al Aqsa Ditangkap Tanpa Penjelasan
Sumber :
  • alaqsa

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, situasi di Yerusalem Timur kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada penangkapan dan pelarangan seorang imam Masjid Al Aqsa oleh pasukan Israel. Langkah tersebut memicu reaksi keras dari otoritas Palestina karena dinilai dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Deretan Rudal Balistik Iran Terbaru yang Menggemparkan Dunia

Imam yang dimaksud adalah Sheikh Muhammad Ali Abbasi. Ia dilaporkan ditahan dan dilarang memasuki kompleks Masjid Al Aqsa setidaknya selama sepekan. Kebijakan itu diterapkan tepat sebelum Ramadan dimulai, sebuah periode yang biasanya membuat kawasan tersebut dipenuhi ribuan hingga ratusan ribu jemaah dari Yerusalem dan Tepi Barat.

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pembatasan yang tidak memiliki dasar hukum yang transparan. Hingga kini, militer Israel tidak mengumumkan secara resmi alasan penahanan maupun dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sang imam. Akibatnya, spekulasi pun berkembang di tengah masyarakat Palestina yang sudah lama menghadapi pembatasan akses ke tempat suci tersebut.

Afrika Selatan Usir Diplomat Israel Usai Hina Presiden di Medsos

Di sisi lain, Ramadan selalu menjadi momentum penting bagi umat Islam, khususnya di Palestina. Selama bulan puasa, Masjid Al Aqsa bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol identitas, solidaritas, dan keteguhan spiritual. Karena itu, setiap kebijakan yang menyangkut akses ke kompleks suci tersebut hampir selalu memicu perhatian luas.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Dalam beberapa pekan terakhir, laporan mengenai pembatasan masuk jemaah serta meningkatnya aktivitas pemukim Yahudi di sekitar kawasan suci terus bermunculan. Otoritas Palestina menilai langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari kebijakan yang mempersempit ruang gerak warga Muslim di wilayah yang diperebutkan.

Australia Batalkan Visa Influencer Israel karena Pernyataan Hina Islam

Perlu diketahui, Masjid Al Aqsa memiliki makna mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi tempat suci ketiga setelah Makkah dan Madinah, masjid ini juga pernah menjadi kiblat pertama dalam sejarah Islam. Karena itu, setiap perkembangan yang terjadi di dalam maupun di sekitar kompleks tersebut kerap mendapat perhatian global.

Namun demikian, kawasan yang sama juga memiliki makna religius bagi umat Yahudi. Mereka menyebutnya sebagai Temple Mount atau Bukit Bait Suci, dan meyakini lokasi tersebut sebagai tempat berdirinya kuil kuno dalam sejarah Yahudi. Perbedaan klaim inilah yang selama puluhan tahun menjadi sumber ketegangan berkepanjangan.

Halaman Selanjutnya
img_title