Link Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Waspada Link Jebakan!
- Tiktok
Gadget – Dalam hitungan jam, istilah “video chindo Adidas” melejit di kolom pencarian TikTok. Ratusan akun mengunggah potongan video seorang gadis berparas oriental dikenal dengan istilah chindo (Chinese-Indonesian) yang tampil mengenakan setelan olahraga hitam bermerek Adidas lengkap dengan garis khas di lengan.
Video tersebut menampilkan adegan singkat: si gadis awalnya memegang selembar kertas berwarna kekuningan, lalu meletakkannya dan perlahan menarik resleting jaketnya ke bawah, membukanya dari leher hingga dada.
Ekspresinya datar, tanpa senyum atau gerakan dramatis. Namun, video sengaja dipotong tepat di momen itu memicu rasa penasaran massal.
Yang lebih mengkhawatirkan: puluhan akun TikTok menawarkan “link full video” di bio atau komentar, mengiming-imingi versi lengkap yang tidak tersedia di platform utama. Sayangnya, praktik ini bukan sekadar strategi konten melainkan modus lama yang kembali muncul dalam wajah baru.
Artikel ini mengupas fakta di balik video viral tersebut, risiko keamanan dari link yang disebar, serta imbauan untuk pengguna agar tidak terjebak dalam jaringan digital yang berpotensi merugikan.
Apa Itu Video “Chindo Adidas” yang Sedang Viral?
Video yang sedang ramai dibagikan memiliki ciri khas sebagai berikut:
- Subjek: Gadis muda berparas oriental, rambut ekor kuda, poni belah tengah
- Pakaian: Jaket olahraga hitam Adidas dengan garis putih di lengan + celana pendek hitam
- Adegan: Memegang kertas → meletakkan kertas → menatap kamera → membuka resleting jaket
- Durasi: Sekitar 5–8 detik, dipotong tepat saat jaket mulai terbuka
Tidak ada audio jelas, tidak ada dialog, dan tidak ada konteks naratif. Namun, ketidakterdugaan aksi sederhana itulah yang membuat video ini menyebar cepat didorong oleh algoritma TikTok yang menyukai konten “misterius” dan “provokatif ringan”.
Modus Lama: Link “Full Video” yang Justru Berbahaya
Begitu video ini viral, muncul pola yang sangat familiar di dunia media sosial:
“Mau lihat versi full-nya? Klik link di bio!”
Kalimat ini menjadi umpan andalan akun-akun re-upload yang tidak memiliki konten orisinal. Mereka mengandalkan rasa penasaran pengguna untuk meningkatkan klik dan sayangnya, sebagian besar link tersebut tidak mengarah ke video asli.