Pixel Watch 4 vs Samsung Galaxy Watch8 Classic: Unggul Mana?
- Istimewa
- Pixel Watch 4 menawarkan bobot sangat ringan untuk kenyamanan sepanjang hari.
- Samsung Galaxy Watch8 Classic memiliki bezel putar fisik dan material safir yang mewah.
- Samsung memimpin dengan kapasitas penyimpanan 64GB dan chipset Exynos 3nm yang lebih baru.
Persaingan jam tangan pintar Android semakin memanas tahun ini. Google dan Samsung baru saja meluncurkan produk andalan mereka ke pasaran. Memilih antara Pixel Watch 4 vs Samsung Galaxy Watch8 Classic menjadi dilema bagi banyak pengguna gadget. Keduanya membawa sistem operasi Wear OS 6 namun dengan pendekatan yang sangat kontras.
Desain Mewah Melawan Estetika Minimalis
Google mempertahankan desain bulat minimalis pada Pixel Watch 4. Jam tangan ini menggunakan bingkai aluminium yang membuatnya terasa sangat ringan. Bobotnya hanya sekitar 31 hingga 37 gram saja. Hal ini memberikan kenyamanan ekstra untuk pemakaian tidur atau olahraga berat.
Sebaliknya, Samsung Galaxy Watch8 Classic tampil lebih berani dan tangguh. Samsung menyematkan bingkai stainless steel dan bezel putar yang ikonik. Layarnya mendapatkan perlindungan kristal safir yang lebih tahan gores. Namun, keunggulan material ini membuat bobotnya mencapai 63,5 gram.
Kualitas Layar dan Ketahanan Luar Ruangan
Kedua perangkat ini sangat mumpuni untuk penggunaan di bawah sinar matahari. Layar keduanya mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 3000 nits. Pixel Watch 4 menggunakan panel LTPO AMOLED 1,4 inci yang sangat hemat daya. Sementara itu, Samsung menawarkan Super AMOLED 1,34 inci dengan kerapatan piksel tajam.
Fitur Kesehatan dan Sensor BioActive
Dalam aspek pemantauan medis, Samsung tampak lebih agresif. Mereka menyertakan teknologi BioActive yang mampu mengukur tekanan darah. Samsung Galaxy Watch8 Classic juga memiliki indeks antioksidan untuk memantau metabolisme tubuh. Fitur ini sangat cocok bagi pengguna yang membutuhkan data kesehatan mendalam.
Google Pixel Watch 4 tidak kalah cerdas dengan sensor konduktansi kulit. Sensor ini berfungsi melacak tingkat stres pengguna secara real-time. Selain itu, Google menyematkan fitur SOS satelit pada model LTE untuk keamanan darurat. Keduanya tetap menyediakan fitur standar seperti detak jantung dan EKG.