Senjata Peretas iPhone AS Bocor ke Rusia dan China, Bahaya!

Senjata Peretas iPhone AS Bocor ke Rusia dan China, Bahaya!
Sumber :
  • Istimewa

Journey ARIA 3-in-1 Wireless Charging Station, Meja Jadi Rapi!
  • Google Threat Intelligence Group menemukan alat peretas iPhone "Coruna" milik AS jatuh ke tangan Rusia dan China.
  • Teknologi buatan L3Harris ini digunakan untuk spionase di Ukraina dan pencurian aset kripto massal.
  • Metode peretasan "watering hole" memungkinkan serangan terjadi hanya dengan mengunjungi situs web berbahaya.
  • Pakar memperingatkan risiko "eksploitasi bekas" yang mengancam stabilitas ekonomi dan keamanan warga sipil.

15 Produk Apple Dihentikan Penjualannya, Termasuk iPhone 16e!

Google Threat Intelligence Group (GTAG) baru saja mengungkap skandal kebocoran teknologi siber tingkat tinggi yang melibatkan alat peretas iPhone "Coruna". Perangkat peretasan canggih ini awalnya dikembangkan oleh kontraktor militer Amerika Serikat, L3Harris, namun kini dilaporkan telah jatuh ke tangan badan intelijen Rusia dan sindikat peretas asal China. Temuan ini memicu peringatan global karena teknologi militer kini digunakan untuk menyerang warga sipil di Ukraina serta mencuri aset kripto secara masif.

Asal-Usul Alat Peretas iPhone "Coruna" dari Kontraktor AS

4 Cara Mengatasi Memori iPhone Penuh Tanpa Hapus Data Penting

Dua mantan karyawan L3Harris mengonfirmasi bahwa Coruna merupakan produk dari Trenchant, divisi teknologi pengawasan milik perusahaan tersebut. Nama "Coruna" sendiri merupakan kode internal untuk komponen peretasan yang sangat rahasia. Detail teknis yang ditemukan Google menunjukkan kemiripan identik dengan proyek internal yang pernah dikerjakan oleh Trenchant.

Awalnya, L3Harris hanya menjual alat pengawasan ini secara eksklusif kepada pemerintah AS dan aliansi intelijen "Five Eyes". Aliansi tersebut meliputi Australia, Kanada, Selandia Baru, serta Inggris. Namun, kebocoran ini membuktikan bahwa teknologi enkripsi militer tingkat tinggi tetap berisiko jatuh ke pihak yang salah.

Mekanisme Serangan "Watering Hole" yang Mematikan

Secara teknis, alat peretas iPhone "Coruna" ini memanfaatkan 23 komponen berbeda untuk menembus pertahanan perangkat Apple. Peretas menggunakan metode "watering hole" yang sangat berbahaya bagi pengguna awam. Melalui metode ini, perangkat Anda bisa terinfeksi hanya dengan mengunjungi situs web tertentu tanpa perlu mengunduh file apa pun.

Google mencatat bahwa alat ini memanfaatkan lima rangkaian eksploitasi iOS yang disusun dari puluhan kerentanan sistem. Ancaman ini terutama mengintai pengguna iPhone dengan sistem operasi lama, mulai dari iOS 13 hingga iOS 17.2.1. Apple sendiri telah merilis pembaruan hingga iOS 26 untuk menutup celah keamanan yang dieksploitasi oleh toolkit tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title