GMKtec EVO-T2 Meluncur: Mini PC AI Intel Panther Lake Terkuat
- Istimewa
- Ditenagai prosesor Intel Panther Lake (Core Ultra X9 dan X7) untuk performa AI maksimal.
- Mengusung teknologi SSD Phison aiDAPTIV+ yang mampu memperluas kapasitas memori sistem.
- Mendukung performa AI hingga 180 TOPS untuk menjalankan model LLM hingga 70B parameter.
- Konektivitas mutakhir dengan Wi-Fi 7, port OcuLink, dan dukungan empat monitor 4K.
GMKtec resmi meluncurkan GMKtec EVO-T2, sebuah mini PC premium yang menjadi penerus seri EVO-T1 bertenaga Arrow Lake. Perangkat ringkas ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi. Dengan mengandalkan arsitektur Intel Panther Lake, GMKtec membawa standar baru dalam ekosistem komputer mini berperforma gahar.
Performa Gahar Intel Panther Lake di GMKtec EVO-T2
Komputer mini ini hadir dalam dua varian prosesor utama, yakni Intel Core Ultra X9 388H dan Core Ultra X7 358H. Varian tertinggi mengusung hingga 16 core yang terdiri dari 4 core performa dan 8 core efisiensi. Kecepatan clock mencapai 5,1 GHz, memastikan pemrosesan data berjalan sangat cepat tanpa hambatan berarti.
Kedua varian tersebut menggunakan iGPU Intel Arc B390 dengan 12 Xe3 core yang sangat bertenaga. Unit pengolah grafis ini mampu menghasilkan daya komputasi AI hingga 180 TOPS secara keseluruhan. Alhasil, GMKtec EVO-T2 sanggup menjalankan model AI kompleks dengan parameter mencapai 70B secara lancar dan stabil.
Optimalisasi AI Lokal dan Teknologi Memori Phison
GMKtec memberikan sentuhan khusus pada sisi perangkat lunak dengan mengoptimalkan agen AI OpenClaw. Pengguna juga mendapatkan utilitas "GMKtec Claw" yang berfungsi sebagai asisten chatbot AI lokal yang cepat. Kehadiran fitur ini memungkinkan privasi data tetap terjaga karena seluruh proses AI terjadi langsung di perangkat.
Sektor penyimpanan menjadi daya tarik utama berkat penggunaan SSD Phison aiDAPTIV+ yang sangat inovatif. Teknologi ini memungkinkan SSD berfungsi sebagai cache memori tambahan guna meningkatkan performa sistem secara signifikan. GMKtec EVO-T2 juga mendukung RAM LPDDR5X-8533 hingga 64 GB yang terpasang permanen pada motherboard.
Konektivitas Lengkap untuk Kebutuhan Profesional
Meski berukuran kecil, perangkat ini menawarkan opsi ekspansi penyimpanan yang sangat luas melalui dua slot M.2. Pengguna bisa memasang kombinasi SSD Gen5 dan Gen4 dengan kapasitas total hingga 16 TB. Selain itu, sistem pendingin tiga saluran pembuangan dengan dua kipas menjaga suhu tetap stabil pada TDP 60W.
Untuk urusan koneksi, tersedia dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 untuk transfer data nirkabel tercepat. Panel belakang menyediakan port dual LAN (10 GbE + 2.5 GbE), dua port USB4 40 Gbps, dan port OcuLink. Port OcuLink ini sangat krusial bagi profesional yang ingin menyambungkan kartu grafis eksternal (eGPU).
Prospek dan Harga di Pasar Global
Saat ini, varian Core Ultra X7 358H dengan RAM 64GB dibanderol seharga 9.999 RMB atau sekitar 22 juta rupiah. Harga tersebut mencerminkan posisi perangkat ini sebagai workstation AI portabel bagi kalangan profesional. GMKtec tampaknya ingin mendominasi pasar mini PC kelas atas melalui integrasi hardware Intel terbaru.
Kehadiran GMKtec EVO-T2 diprediksi akan mengubah peta persaingan komputer kompak di tahun ini. Dengan kombinasi Intel Panther Lake dan teknologi Phison, perangkat ini menjadi solusi ideal bagi pengembang AI. Publik kini menanti ketersediaan unit ini untuk pasar global dalam waktu dekat.