Vivo Patenkan Ponsel Rollable yang Memanjang ke Atas, Bukan ke Samping!

Vivo Patenkan Ponsel Rollable yang Memanjang ke Atas, Bukan ke Samping!
Sumber :
  • Gizchina

Gadget – Di tengah persaingan ketat produsen ponsel dalam mengeksplorasi bentuk layar masa depan, Vivo tiba-tiba mengambil arah yang sama sekali berbeda. Alih-alih mengikuti tren rollable phone yang melebar ke samping seperti yang dikembangkan oleh LG, Oppo, atau Huawei, perusahaan asal Tiongkok ini justru mengajukan paten untuk ponsel rollable yang memanjang ke atas.

Vivo X300 Pro vs OnePlus 15: Pilih Kamera Zeiss atau Baterai Monster?

Ya, Anda tidak salah baca: layarnya tidak melebar tapi bertambah tinggi saat ditarik keluar.

Konsep ini terdengar aneh di permukaan, tapi justru mungkin lebih masuk akal daripada yang Anda kira. Artikel ini mengupas tuntas desain revolusioner tersebut, alasan di balik pendekatan vertikal, potensi penggunaannya sehari-hari, serta realistisnya kemungkinan ponsel ini benar-benar diproduksi.

Bocoran Vivo X500: Pakai Dimensity 9600 & Baterai 7.000 mAh

Apa Itu Ponsel Rollable Vertikal Vivo?

Berdasarkan dokumen paten yang baru-baru ini ditemukan, Vivo merancang smartphone dengan mekanisme gulung internal vertikal. Dalam kondisi tertutup, ponsel ini terlihat seperti perangkat biasa ringkas dan mudah digenggam. Namun, saat pengguna menarik bagian atas layar, modul layar tambahan tergulung keluar dari dalam bodi, membuat ponsel menjadi jauh lebih tinggi, bukan lebih lebar.

Dreame Masuk Pasar Smartphone dengan Aurora, HP Mewah Berlapis Emas & Permata!

Ilustrasi paten menunjukkan:

  • Bentuk awal: kompak, mirip ponsel standar
  • Bentuk terbuka: tinggi meningkat signifikan (estimasi +40–60%)
  • Tidak ada perubahan lebar fokus hanya pada penambahan ruang vertikal

Ini adalah pertama kalinya sebuah perusahaan secara eksplisit mengeksplorasi ekspansi vertikal dalam kategori rollable phone, yang selama ini didominasi oleh desain horizontal.

Mengapa Vertikal Justru Lebih Masuk Akal?

Industri smartphone selama ini terobsesi dengan rasio layar lebar karena dianggap ideal untuk menonton video, multitasking, atau gaming. Tapi mari kita jujur: bagaimana Anda benar-benar menggunakan ponsel setiap hari?

Sebagian besar aktivitas harian bersifat vertikal:

  • Scroll media sosial (Instagram, TikTok, X)
  • Baca artikel berita atau blog
  • Balas chat panjang di WhatsApp atau Telegram
  • Jelajahi daftar produk di e-commerce
  • Nonton Reels atau Shorts dalam mode portrait

Semua aktivitas ini tidak butuh lebar tapi butuh ruang vertikal. Dengan layar yang lebih tinggi, pengguna bisa melihat lebih banyak konten sekaligus tanpa scroll berlebihan, mengurangi kelelahan mata dan meningkatkan efisiensi.

Halaman Selanjutnya
img_title