MacBook Neo Bikin MacBook Air & iPad Air Jadi Kurang Menarik?
- Apple
Gadget – Sejak peluncurannya lebih dari seminggu lalu, MacBook Neo langsung mencuri perhatian dunia teknologi bukan hanya karena harganya yang mengejutkan ($599, atau $499 untuk mahasiswa), tapi karena seberapa sedikit kompromi yang Apple buat pada perangkat “entry-level” ini.
Setelah diuji langsung selama 72 jam pasca-rilis, satu pertanyaan mengemuka: apakah MacBook Neo justru merusak daya tarik produk Apple lainnya terutama MacBook Air dan iPad Air dengan Magic Keyboard?
Jawabannya: ya, dan ini mungkin disengaja.
Artikel ini mengupas tuntas mengapa MacBook Neo menjadi ancaman internal bagi Apple sendiri, bagaimana ia membandingkan dengan saudara-saudaranya, dan apa yang mungkin terjadi selanjutnya dalam strategi harga dan positioning Apple.
Desain Premium Tanpa Kompromi: Ini Bukan “MacBook Murahan”
Meski diposisikan sebagai opsi termurah, MacBook Neo tidak terasa murahan. Apple memberinya:
- Chassis aluminium kokoh
- Layar kaca berkecerahan 500 nits (lebih terang dari MacBook Air M1 yang hanya 400 nits!)
- Keyboard nyaman ala MacBook modern
- Bobot ringan 2,7 pon sama persis dengan MacBook Air
Satu-satunya pengurangan fisik adalah trackpad tanpa Force Touch. Namun, mekanisme klik tradisionalnya tetap responsif dan menyeluruh jauh lebih baik daripada trackpad “diving board” era pra-2015.
Di model dasar (256GB), Touch ID tidak tersedia tapi cukup tambah $100, pengguna bisa mendapatkan 512GB penyimpanan + Touch ID, menjadikannya paket yang sangat seimbang.
MacBook Air: Masih Layak, Tapi Harganya Jadi Pertanyaan
Setelah pembaruan ke chip M5, MacBook Air kini dibanderol $1099 $400 lebih mahal daripada MacBook Neo versi 512GB + Touch ID.
Memang, MacBook Air masih unggul di beberapa aspek:
- RAM 16GB (vs 8GB di Neo) → lebih cocok untuk multitasking berat
- Layar P3 wide color → penting bagi desainer atau editor warna
- Kamera Center Stage → pengalaman FaceTime lebih dinamis
Namun, bagi pengguna umum mahasiswa, pekerja kantoran, penulis, atau pengguna kasual fitur-fitur itu seringkali berlebihan. Dan kini, mereka punya pilihan yang jauh lebih murah tapi tetap premium: MacBook Neo.
Fakta bahwa keduanya memiliki dimensi dan bobot hampir identik membuat perbandingan semakin ketat. Bahkan, dalam pengujian, MacBook Neo tidak menghangat sama sekali, sementara MacBook Air cenderung hangat saat editing foto menunjukkan efisiensi luar biasa dari chip A18 Pro dalam chassis MacBook.