Penjualan Galaxy Z TriFold Dihentikan, Samsung Menyerah?
- John McCann / Digital Trends
- Samsung dilaporkan akan menghentikan pengiriman domestik Galaxy Z TriFold di Korea Selatan mulai 17 Maret mendatang.
- Perangkat dual-hinge seharga $2.900 ini diduga hanya berfungsi sebagai etalase teknologi (showcase) bukan produk massal jangka panjang.
- Kelangkaan stok di Amerika Serikat memicu lonjakan harga yang sangat tinggi di pasar barang bekas seperti eBay.
Masa depan Galaxy Z TriFold kini berada di ujung tanduk setelah muncul laporan mengejutkan mengenai penghentian penjualannya. Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan bakal menyetop distribusi domestik ponsel lipat tiga ambisius ini dalam waktu dekat. Langkah ini menandakan bahwa eksperimen perangkat layar lipat paling mutakhir Samsung mungkin tidak bertahan lama di pasaran global.
Alasan di Balik Penghentian Galaxy Z TriFold
Laporan dari media Korea Selatan, Dong-A Ilbo, mengonfirmasi bahwa pengiriman unit akan berhenti total pada 17 Maret. Padahal, Samsung baru saja meluncurkan desain dual-hinge revolusioner ini ke publik pada akhir tahun 2025. Sumber industri menyebutkan bahwa perusahaan telah memutuskan untuk menangguhkan stok baru guna mengevaluasi strategi pasar mereka selanjutnya.
Ponsel ini awalnya hadir sebagai evolusi dari seri Fold konvensional. Samsung merancang perangkat ini agar dapat bertransformasi menjadi tablet berukuran penuh dengan mekanisme lipatan yang kompleks. Namun, popularitasnya kini terganjal oleh kebijakan internal yang terkesan buru-buru untuk mengakhiri masa edar produk.
Tantangan Produksi dan Harga Fantastis
Salah satu pemicu utama keputusan ini adalah biaya manufaktur yang sangat tinggi. Meski Samsung membanderolnya dengan harga fantastis sekitar $2.900 (setara Rp45 juta), margin keuntungan perusahaan tetap menipis. Desain tiga lipatan membutuhkan komponen engsel yang jauh lebih presisi dibandingkan ponsel lipat biasa.
Selain itu, ketersediaan unit di pasar Amerika Serikat juga sangat goyah. Laporan terbaru mencatat bahwa stok resmi sering kali kosong, sehingga konsumen terpaksa beralih ke pasar pihak kedua. Di situs seperti eBay, harga jual kembali ponsel ini meroket tajam karena statusnya yang mulai menjadi barang langka.
Implikasi bagi Masa Depan Perangkat Lipat
Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana peluncuran generasi kedua. Banyak analis berpendapat bahwa perusahaan hanya ingin membuktikan kapabilitas teknis mereka dalam menyaingi kompetitor. Mereka tidak benar-benar menargetkan penjualan jutaan unit untuk model eksperimental yang sangat mahal ini.