TelkomGroup Siaga Rafi 2026: Amankan Konektivitas Mudik Nasional
- Istimewa
- Telkom mengoperasikan 22 posko siaga selama 24 jam penuh mulai 13 Maret 2026.
- Perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 60,7 Tbps guna mengantisipasi lonjakan trafik.
- Lebih dari 13.200 petugas lapangan siaga mengamankan layanan digital di seluruh jalur mudik Indonesia.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen penuh menjaga kualitas layanan melalui program TelkomGroup Siaga Rafi 2026. Perusahaan pelat merah ini mengerahkan seluruh sumber daya guna memastikan masyarakat menikmati konektivitas digital tanpa hambatan selama momen mudik Lebaran.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa seluruh ekosistem TelkomGroup berkolaborasi menghadirkan jaringan yang andal. Langkah strategis ini mencakup pengawasan infrastruktur dari wilayah perkotaan hingga ke pelosok jalur mudik di seluruh penjuru Indonesia.
Posko TelkomGroup Siaga Rafi 2026 Pantau Jaringan 24 Jam
Telkom meresmikan operasional Posko TelkomGroup Siaga Rafi 2026 di Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC), Jakarta. Posko ini mengusung tema "Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati" dan beroperasi penuh selama 24 jam sejak 13 hingga 30 Maret 2026.
Sebanyak 22 posko berdiri kokoh untuk memantau stabilitas layanan secara intensif. Jumlah ini terdiri dari 9 posko utama dan 13 posko entitas anak perusahaan (operating company). Dukungan personel pun sangat masif dengan melibatkan lebih dari 480 petugas posko khusus.
Selain itu, Telkom menyiagakan lebih dari 13.200 petugas lapangan untuk merespons cepat setiap potensi gangguan. "Kami membentuk satuan tugas khusus yang melibatkan lintas entitas dalam ekosistem perusahaan," ujar Dian Siswarini dalam keterangan resminya.
Orkestrasi Infrastruktur oleh InfraNexia
PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia memegang peranan krusial sebagai orkestrator dalam pengelolaan infrastruktur ini. Entitas tersebut mengoordinasikan kesiapan jaringan secara end-to-end agar layanan tetap stabil meski beban trafik meningkat tajam.
Tim teknis menggunakan berbagai alat digital canggih seperti Smart Command Center. Platform ini mampu memantau performa jaringan secara real-time melalui dasbor terpadu yang sangat akurat di seluruh titik Point of Interest (PoI).
Terlebih lagi, Telkom memanfaatkan platform Telkomcare untuk mendeteksi gangguan secara dini. Sistem ini memantau peringatan dini (alert) secara otomatis sehingga petugas dapat menangani kendala teknis jauh lebih cepat dan efisien daripada periode sebelumnya.