Double Standard Apple? 'Anything' Dihapus, Tapi Aplikasi Serupa Justru Jadi Nomor 1 di App Store

Double Standard Apple? 'Anything' Dihapus, Tapi Aplikasi Serupa Justru Jadi Nomor 1 di App Store
Sumber :
  • Anything

Gadget – Pada 26 Maret 2025, Apple menghapus aplikasi vibe coding bernama Anything dari App Store, memicu gelombang protes dari komunitas pengembang global. Alasannya? Pelanggaran terhadap Guideline 2.5.2 dalam kebijakan App Review aturan yang melarang aplikasi “mengunduh, menginstal, atau mengeksekusi kode yang mengubah fitur atau fungsionalitasnya sendiri.”

Samsung Siapkan Vibe Coding di Galaxy, Bikin Aplikasi Tanpa Ngoding!

Namun, penghapusan ini bukan insiden tunggal. Ini adalah tindakan ketiga Apple terhadap aplikasi vibe coding hanya dalam satu bulan, setelah sebelumnya memblokir Replit dan Vibecode. Yang lebih mencurigakan: Apple justru menyetujui aplikasi serupa bernama Emergent pada minggu yang sama dan kini Emergent menduduki peringkat #1 di kategori Developer Tools App Store.

Lebih ironis lagi, Apple baru saja meluncurkan fitur AI coding di Xcode yang didukung oleh Anthropic dan OpenAI fitur yang secara teknis juga “menghasilkan dan menjalankan kode.” Namun, tidak ada penjelasan resmi mengapa Xcode dikecualikan dari aturan yang sama.

Setapp Mobile Tutup: MacPaw Salahkan Aturan Apple di UE

Artikel ini mengupas konflik regulasi Apple, inkonsistensi penegakan kebijakan, serta implikasi politik dan bisnis di balik larangan terhadap aplikasi seperti Anything.

Apa Itu Vibe Coding dan Mengapa Apple Khawatir?

Tak Perlu Coding! Google Disco Ubah Obrolan Jadi Aplikasi Langsung di Browser

Vibe coding adalah istilah populer untuk pendekatan pengembangan perangkat lunak berbasis AI di mana pengguna cukup menjelaskan ide dalam bahasa alami misalnya, “Buatkan saya to-do list dengan dark mode” lalu AI secara instan menghasilkan aplikasi fungsional.

Aplikasi seperti Anything memungkinkan pengguna:

  • Menulis permintaan dalam teks biasa
  • Mendapatkan kode yang dihasilkan AI
  • Menjalankan aplikasi tersebut langsung di perangkat

Bagi Apple, inilah inti masalahnya. Ketika kode dijalankan langsung di iOS tanpa melalui proses App Review, Apple kehilangan kendali atas distribusi aplikasi. Dalam pandangan mereka, ini menciptakan “App Store di dalam App Store” sebuah ancaman terhadap ekosistem tertutup yang menjadi fondasi bisnis mereka selama ini.

Upaya Kepatuhan yang Tetap Ditolak

Setelah pemberitahuan pelanggaran, Dhruv Amin, co-founder Anything, berusaha mematuhi aturan Apple. Timnya mengirimkan pembaruan yang mengalihkan pratinjau aplikasi ke browser web, bukan di dalam aplikasi itu sendiri sehingga tidak ada eksekusi kode lokal di iOS.

Halaman Selanjutnya
img_title