Meta Rilis Muse Spark, AI Pertama dari Tim Superintelligence Labs!
- Meta
Ini menunjukkan bahwa Meta ingin menanamkan AI langsung ke dalam alur aktivitas digital pengguna, bukan hanya sebagai asisten percakapan.
Performa Muse Spark: Klaim Menang, Tapi Masih Perlu Verifikasi Independen
Meta merilis hasil uji Muse Spark pada sejumlah benchmark bergengsi:
- Humanity’s Last Exam (HLE)
- ARC AGI 2
- GPQA Diamond
Menurut data internal Meta, Muse Spark melampaui Claude Opus, Gemini, GPT Pro, dan Grok dalam beberapa aspek, terutama pada penalaran logis dan pemahaman konteks kompleks.
Namun, dalam pemahaman visual multimodal, Muse Spark masih kalah dari GPT 5.4 menunjukkan bahwa Meta belum sepenuhnya mengejar ketertinggalan di bidang penglihatan mesin (computer vision).
Yang menarik, dalam tes penalaran tingkat lanjut, Muse Spark disebut mampu bersaing dengan Gemini Deep Think dan GPT Pro, berkat arsitektur multi-agen dan mode “Contemplating”.
Namun, Meta sendiri mengakui bahwa hasil ini belum diverifikasi pihak independen sebuah catatan penting mengingat klaim serupa dari perusahaan AI sering kali melebih-lebihkan performa internal.
Cara Mengakses Muse Spark: Gratis, Tapi Butuh Login
Muse Spark kini tersedia secara publik, baik via web maupun mobile:
- Desktop: kunjungi meta.ai
- Mobile: gunakan aplikasi Meta AI (tersedia di iOS dan Android)
Namun, ada batasan penting:
- Pengguna harus login dengan akun Meta (Facebook/Instagram) untuk mengakses fitur lengkap
- Tanpa login, pengguna hanya bisa menggunakan versi dasar tanpa pilihan model atau fitur agen
- API pratinjau tersedia untuk pengguna terpilih kemungkinan besar developer atau mitra strategis
- Antarmuka meta.ai menyerupai ChatGPT atau Gemini: tampilan obrolan sederhana dengan opsi lampirkan gambar.
Namun, integrasi dengan ekosistem Meta (seperti Instagram, WhatsApp, dan Horizon OS) diharapkan akan menjadi pembeda jangka panjang.
Strategi Besar Meta: Investasi $135 Miliar dan Restrukturisasi Tim AI
Peluncuran Muse Spark adalah hasil dari transformasi besar-besaran di internal Meta:
- Pada 2025, Meta mengalokasikan $72 miliar untuk pengembangan AI
- Anggaran itu diproyeksikan naik menjadi $135 miliar pada 2026
- Perusahaan merekrut lebih dari 50 peneliti top dari OpenAI, Anthropic, dan Google
Alexandr Wang (mantan CEO Scale AI) sempat ditunjuk memimpin, tapi struktur tim kemudian diubah
Kini, Meta Superintelligence Labs terbagi menjadi empat unit kecil: