Laptop Tua Jangan Dibuang! Google Rilis Flashdisk Ajaib Harga Rp51 Ribu

Laptop Tua Jangan Dibuang! Google Rilis Flashdisk Ajaib Harga Rp51 Ribu
Sumber :
  • blog google

ChromeOS Flex USB Kit: Solusi Instalasi Tanpa Ribet

img_title Google Rombak Langganan AI Google: Ada Paket Baru & Diskon!

Sebelumnya, menginstal ChromeOS Flex memerlukan langkah-langkah teknis:

  • Mengunduh file ISO dari situs resmi
  • Membuat bootable USB via Rufus atau Etcher
  • Masuk ke BIOS/UEFI dan mengatur boot order
  • Mengikuti proses instalasi manual
img_title Kacamata Pintar Google Samsung Siap Rilis Musim Gugur Ini

Kini, Google menyederhanakan semuanya lewat ChromeOS Flex USB Kit sebuah flashdisk siap pakai yang dijual eksklusif melalui Back Market.

Apa yang Anda Dapatkan?

img_title Google Flow AI Rilis Fitur Baru, Bikin Video & Musik Instan
  • Flashdisk USB berisi installer ChromeOS Flex
  • Panduan cetak/langkah instalasi
  • Akses ke video tutorial resmi Google

Cara pakainya sangat sederhana:

  • Colokkan USB ke laptop lama
  • Nyalakan dan tekan tombol boot (biasanya F12, Esc, atau Del)
  • Pilih USB sebagai perangkat boot
  • Ikuti petunjuk di layar
  • Selesai laptop siap digunakan dalam 10–15 menit!

Tidak perlu pengetahuan teknis mendalam. Bahkan orang tua atau pelajar SMP pun bisa melakukannya.

Siapa yang Cocok Menggunakan ChromeOS Flex?

Perangkat ini sangat ideal untuk:

  • Siswa atau pelajar yang butuh laptop murah untuk belajar daring
  • Orang tua yang hanya butuh browsing dan video call
  • UKM atau organisasi nirlaba yang ingin memperpanjang usia perangkat IT
  • Pengguna ramah lingkungan yang ingin mengurangi e-waste

Namun, tidak disarankan bagi:

  • Editor video/foto profesional
  • Gamer
  • Pengguna software berat seperti AutoCAD, Adobe Premiere, atau Visual Studio
  • ChromeOS Flex bukan tentang power tapi tentang fungsionalitas, keamanan, dan keberlanjutan.

Google Siapkan Aluminum OS: Fusi ChromeOS dan Android?

Di balik peluncuran ChromeOS Flex, Google juga dikabarkan tengah mengembangkan sistem operasi baru bernama “Aluminum OS” yang akan menggabungkan ChromeOS dan Android menjadi satu platform terpadu.

Menurut Sameer Samat, kepala ekosistem Android Google, perusahaan memang sedang dalam proses menyatukan dua sistem operasi andalannya untuk menciptakan pengalaman yang lebih konsisten di seluruh perangkat dari ponsel hingga laptop.

Jika terealisasi, Aluminum OS bisa menjadi penerus alami ChromeOS Flex, dengan dukungan aplikasi Android penuh dan kemampuan multitasking canggih tanpa kehilangan keunggulan keamanan dan kecepatan ChromeOS.

Namun, hingga kini, Google belum mengumumkan secara resmi keberadaan Aluminum OS. Semua informasi masih berupa bocoran dan konfirmasi parsial.

Harga dan Ketersediaan

Halaman Selanjutnya
img_title