Pertumbuhan Pasar Browser Gaming Bakal Tembus Rp47 Triliun pada 2028
Gadget – Industri hiburan digital terus mengalami transformasi besar, terutama pada segmen yang selama ini dianggap sebelah mata. Laporan terbaru menunjukkan bahwa pasar browser gaming HTML5 sedang menuju pertumbuhan nilai pasar hingga tiga kali lipat dalam waktu dekat. Riset terbaru dari Kantar yang bekerja sama dengan Google menempatkan pasar game berbasis browser global pada angka USD 1 miliar di tahun 2021. Angka ini diproyeksikan akan melampaui USD 3 miliar atau sekitar Rp47,1 triliun pada tahun 2028 mendatang. Lonjakan ini didorong oleh kemudahan akses tanpa hambatan, peningkatan teknologi browser pada perangkat mobile, dan basis pemain yang semakin loyal. Format ini kini bukan lagi sekadar hiburan sampingan, melainkan platform utama bagi banyak pemain di seluruh dunia.
Profil Pemain Pasar Browser Gaming HTML5 yang Mengejutkan
Selama ini muncul asumsi bahwa game browser hanyalah format ringan dengan keterlibatan pemain yang rendah. Namun, data dari Google dan Kantar secara langsung menepis anggapan tersebut melalui temuan yang cukup signifikan. Berdasarkan survei yang dilakukan di Amerika Serikat, Brasil, dan India, sebanyak 89 persen pemain browser gaming adalah pemain serius atau pemain ringan. Mereka juga aktif memainkan judul-judul game di aplikasi smartphone maupun konsol game konvensional. Pemain kategori serius, yang didefinisikan sebagai mereka yang bermain lebih dari tujuh jam per minggu, mencakup 49 persen dari total audiens. Hal ini membuktikan bahwa platform browser mampu mempertahankan perhatian pemain dalam durasi yang lama. Demografi pemain juga menunjukkan tren yang unik karena cenderung lebih dewasa dibandingkan format gaming lainnya. Segmen yang bermain secara eksklusif di browser justru didominasi oleh pemain berusia 55 tahun ke atas, sebuah kelompok yang jarang terjangkau oleh pemasaran konsol. Perilaku lintas perangkat atau cross-device juga menjadi ciri khas utama dalam ekosistem ini. Meskipun 65 persen pemain menggunakan perangkat mobile, sebanyak 42 persen juga bermain di laptop dan 33 persen tetap menggunakan komputer desktop.
Dominasi Platform Game Online Poki di Indonesia
Salah satu bukti nyata dari skala besar pasar ini dapat dilihat pada platform Poki yang berbasis di Amsterdam. Platform yang didirikan sejak 2014 ini telah berkembang menjadi raksasa di industri game berbasis web tanpa bantuan pendanaan eksternal. Poki saat ini menghosting lebih dari 1.500 game browser yang telah dikurasi dengan ketat. Platform ini melayani sekitar 100 juta pemain aktif bulanan dan mencatatkan total 1 miliar gameplay setiap bulannya melalui tab browser. Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar terbesar bagi Poki berdasarkan volume pemain, bersanding dengan Brasil, India, dan China. Basis pemain yang kuat juga ditemukan di negara maju seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang. Traffic dari perangkat mobile di platform Poki saat ini mencapai 48 persen dan terus tumbuh dengan sangat cepat. Angka ini diprediksi akan segera melampaui traffic dari perangkat desktop dalam waktu dekat seiring perkembangan infrastruktur internet mobile. Durasi rata-rata sesi permainan di platform ini mencapai 22 menit untuk setiap kunjungan. Dalam satu sesi tersebut, pemain biasanya mencoba sekitar tiga judul game yang berbeda sebelum mengakhiri aktivitas mereka. Bagi para pengembang, platform seperti Poki berperan layaknya mitra penerbitan yang menangani pengoptimalan dan akuisisi pengguna. Mereka bahkan menyediakan alat pengujian gratis yang melibatkan 500 pemain dua kali sehari untuk memantau interaksi pemain secara nyata.