Google Kuasai Siri! Apple Resmi Pakai AI Gemini untuk Ubah Wajah Asisten Virtual

Google Kuasai Siri! Apple Resmi Pakai AI Gemini untuk Ubah Wajah Asisten Virtual
Sumber :
  • Gizchina

Siri versi lama gagal total di sini. Versi baru diharapkan bisa menangani tugas berantai seperti ini.

img_title iOS 27 Bocorkan iPhone Lipat Apple, Ini Bukti Kuatnya!

4. Personalisasi Kontekstual
Siri akan memahami preferensi pengguna misalnya, tahu restoran favorit, rutinitas harian, atau kontak darurat tanpa perlu ditanya berulang.

Isu Privasi: Di Mana Data Siri Diproses?

img_title iOS 27 Bawa Video & Siri AI ke CarPlay-Ini Fitur Barunya!

Ini adalah pertanyaan paling krusial dan belum terjawab.

Apple membangun reputasinya di atas janji privasi mutlak. Tapi bagaimana caranya menggunakan AI Google tanpa mengirim data pengguna ke server Google?

img_title Xiaomi Pecahkan Rekor AI: 1.000 Token/detik dengan MiMo-V2.5-Pro!

Beberapa skenario yang beredar:

  • Server khusus di pusat data Google: Apple meminta Google menyediakan infrastruktur terisolasi hanya untuk pemrosesan Siri.
  • Model “distilasi” lokal: Apple melatih ulang versi ringkas Gemini di perangkat sendiri, sehingga data tidak pernah meninggalkan iPhone.
  • Private Cloud Compute (PCC): Teknologi Apple yang memproses data sensitif di server aman tapi apakah Google diizinkan mengaksesnya?

Hingga kini, baik Apple maupun Google menolak mengungkap arsitektur akhir. Bagi pengguna yang peduli privasi, ini adalah titik merah yang perlu diawasi.

Jadwal Rilis: Kapan Siri Baru Hadir?

Apple awalnya menargetkan peluncuran musim semi 2025, lalu musim semi 2026 namun keduanya ditunda karena masalah akurasi.

Kini, target resmi adalah akhir 2026, dengan skenario paling realistis:

  • Preview di WWDC 2026 (8 Juni)
  • Rilis publik bersama iOS 27 dan iPhone 18 series (September–Oktober 2026)

Jika benar, maka Siri berbasis Gemini akan debut tepat saat Apple merayakan 10 tahun Apple Intelligence sebuah simbol bahwa perusahaan akhirnya serius soal AI.

Mengapa Apple Memilih Google Bukan OpenAI atau Lainnya?

Meski Apple sempat dikabarkan bekerja sama dengan OpenAI (pembuat ChatGPT), keputusan memilih Google tampaknya didorong oleh:

  • Kontrol infrastruktur: Google Cloud memberi Apple fleksibilitas teknis yang lebih besar.
  • Integrasi ekosistem: Google memiliki pengalaman panjang dalam membangun AI untuk perangkat mobile.
  • Netralitas geopolitik: Di tengah ketegangan AS-Tiongkok, Google dianggap mitra yang lebih stabil daripada perusahaan AI China.

Namun, keputusan ini juga mengundang ironi: Apple, yang dulu mengecam Google sebagai “perusahaan yang melacak pengguna”, kini menyerahkan otak asisten utamanya kepada rival tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title