Laptop Pelajar 2026 Makin Kencang, Harga Rp6 Jutaan Sudah Dapat Intel Core i5
- LENOVO
Gadget – Laptop untuk pelajar dan mahasiswa pada 2026 tidak lagi identik dengan perangkat seadanya. Di rentang harga mulai Rp6 jutaan hingga Rp13 jutaan, beberapa model sudah membawa prosesor Intel Core, SSD cepat, opsi upgrade RAM, desain ringkas, hingga fitur privasi untuk menunjang belajar dan produktivitas harian.
Pilihan yang tersedia juga cukup beragam. Ada laptop yang menonjol karena harga paling terjangkau, ada yang kuat untuk multitasking, ada yang fleksibel untuk upgrade, dan ada pula yang menawarkan fitur keamanan tambahan seperti fingerprint sensor dan webcam shield.
Advan WorkPro Lite, Harga Rp6 jutaan sudah dapat performa kencang
Salah satu hal yang menarik dari daftar laptop pelajar 2026 adalah hadirnya opsi mulai Rp6 jutaan. Advan WorkPro Lite menjadi model dengan harga paling rendah dalam daftar ini, tetapi sudah memakai Intel Core i5-12450H.
Laptop ini ditujukan untuk pelajar yang membutuhkan performa cukup kencang dengan budget terbatas. Layarnya berukuran 14 inci FHD, sehingga masih nyaman untuk belajar, mengerjakan tugas, maupun hiburan ringan.
Advan WorkPro Lite juga hadir dengan beberapa pilihan konfigurasi RAM dan SSD yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Port yang tersedia mencakup USB-A, USB-C, HDMI, hingga slot TF card.
Baterainya berkapasitas 45.6Wh dan desainnya disebut ringan serta mudah dibawa. Untuk pelajar yang mencari laptop dengan harga paling rendah dalam daftar, model ini menjadi salah satu opsi yang perlu dicermati.
Lenovo IdeaPad Slim 3 untuk performa lebih tinggi
Lenovo IdeaPad Slim 3 berada di kisaran harga mulai Rp9 jutaan. Laptop ini memakai Intel Core i5-13420H, prosesor yang disebut memiliki tenaga lebih besar dibanding seri U.
Karena itu, Lenovo IdeaPad Slim 3 lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi. Dalam bahan yang tersedia, laptop ini disebut mampu menangani multitasking berat hingga editing ringan dengan lebih lancar, meski konsumsi dayanya lebih boros.
Laptop ini juga memakai RAM DDR5 dan masih bisa di-upgrade hingga total 24GB. Penyimpanannya menggunakan SSD 512GB PCIe 4.0 dan tersedia slot tambahan.
Layarnya berukuran 14 inci WUXGA IPS dengan brightness 300 nits. Fitur lain yang ikut melengkapi adalah Dolby Audio, backlit keyboard, serta privacy shutter pada kamera.
Axioo MyBook Z10 unggul di fleksibilitas upgrade
Axioo MyBook Z10 juga berada di kisaran harga Rp9 jutaan. Laptop dari brand lokal ini memakai Intel Core i5-1335U generasi ke-13 untuk kebutuhan belajar, kerja, dan multitasking sehari-hari.
Daya tarik utamanya ada pada fleksibilitas upgrade. RAM Axioo MyBook Z10 bisa ditingkatkan hingga 64GB, sementara penyimpanannya menggunakan SSD NVMe Gen4.
Laptop ini juga menggunakan material metal premium yang memberi kesan lebih kokoh. Layarnya berukuran 14 inci FHD IPS, cukup untuk kebutuhan visual harian seperti mengetik, belajar daring, browsing, atau menonton konten ringan.
Port yang tersedia juga lengkap, mulai dari USB-C full function, HDMI, LAN RJ45, hingga SD card reader. Bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin laptop lebih fleksibel untuk jangka panjang, bagian upgrade dan port menjadi nilai penting.
Acer Aspire Go 14 tampil seimbang
Acer Aspire Go 14 tersedia resmi di Indonesia dengan harga mulai Rp10 jutaan. Laptop ini memakai Intel Core 5 120U dan diposisikan sebagai pilihan yang seimbang untuk multitasking, browsing, mengerjakan tugas, dan aplikasi produktivitas.
Salah satu keunggulannya ada pada opsi upgrade. RAM dapat ditingkatkan hingga 32GB DDR4, sementara SSD bisa mencapai 1TB. Ini membuatnya lebih siap untuk pemakaian jangka panjang dibanding laptop yang ruang upgrade-nya lebih terbatas.
Dari sisi desain, Acer Aspire Go 14 memiliki bodi tipis mulai 11,9 mm dan bobot 1,4 kg. Ukuran ini membuatnya relatif mudah dibawa untuk sekolah, kuliah, atau bekerja dari berbagai tempat.
Layarnya berukuran 14 inci dengan resolusi WUXGA dan rasio 16:10. Ada juga Acer BlueLightShield dan ComfyView untuk kenyamanan mata saat digunakan lama.
Fitur tambahan seperti Copilot Key, Acer PurifiedVoice, dan TNR menjadi nilai modern yang ditawarkan. Konektivitasnya mencakup 2x USB-C full function, HDMI 2.1, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.2. Acer juga memberikan garansi 3 tahun spare part dan 3 tahun servis.
ASUS Vivobook 14 lebih menonjol di fitur privasi
ASUS Vivobook 14 A1404VAP menjadi model dengan harga paling tinggi dalam daftar ini, yaitu mulai Rp13 jutaan. Laptop ini memakai Intel Core 5 120U, RAM 8GB, dan SSD 512GB PCIe 4.0.
Performa tersebut disebut cukup baik untuk kebutuhan belajar dan multitasking. Namun, daya tarik utama ASUS Vivobook 14 lebih terasa pada fitur kenyamanan dan privasi.
Laptop ini memiliki engsel 180 derajat yang memudahkan penggunaan dalam berbagai posisi. Ada juga fingerprint sensor dan webcam shield untuk memberi perlindungan ekstra bagi pengguna.
ASUS turut membekali teknologi Antimicrobial Guard Plus untuk menjaga area permukaan tetap higienis. Dengan harga yang lebih tinggi, laptop ini lebih cocok untuk pengguna yang memang membutuhkan fitur tambahan di luar performa dasar.
Perbandingan singkat berdasarkan kebutuhan
Jika prioritas utama adalah harga paling terjangkau, Advan WorkPro Lite menjadi opsi paling murah dengan harga mulai Rp6 jutaan. Laptop ini menarik untuk pelajar yang membutuhkan performa Intel Core i5 dengan budget terbatas.
Jika membutuhkan performa lebih tinggi untuk multitasking berat dan editing ringan, Lenovo IdeaPad Slim 3 lebih menonjol karena memakai Intel Core i5-13420H. Namun, bahan yang tersedia juga menyebut konsumsi dayanya lebih boros dibanding seri U.
Jika mencari laptop dengan upgrade paling fleksibel, Axioo MyBook Z10 menjadi pilihan menarik karena RAM bisa ditingkatkan hingga 64GB. Port-nya juga lengkap untuk kebutuhan harian.
Jika menginginkan pilihan yang seimbang antara performa, desain ringkas, konektivitas, dan dukungan garansi, Acer Aspire Go 14 bisa dicermati. Sementara itu, ASUS Vivobook 14 lebih cocok untuk pengguna yang memprioritaskan fitur privasi seperti fingerprint sensor dan webcam shield.
Yang perlu dicek sebelum membeli
Sebelum memilih laptop pelajar, jangan hanya melihat prosesor atau harga. Cek juga RAM, SSD, opsi upgrade, bobot, layar, port, dan fitur privasi.
Untuk pelajar yang sering membawa laptop, bobot dan ukuran bodi akan terasa penting. Untuk mahasiswa yang sering membuka banyak aplikasi, RAM dan SSD cepat lebih perlu diperhatikan. Sementara untuk pengguna yang sering rapat daring atau belajar online, webcam shield, mikrofon, dan fitur suara bisa ikut menjadi pertimbangan.
Harga juga perlu dibaca sesuai kebutuhan. Laptop Rp13 jutaan belum tentu lebih tepat untuk semua pelajar, sedangkan laptop Rp6 jutaan bisa cukup jika kebutuhannya masih seputar tugas, browsing, dan produktivitas harian.
Pilihan laptop pelajar 2026 menunjukkan bahwa perangkat di kelas ini sudah makin serius. Dengan harga mulai Rp6 jutaan, pengguna sudah bisa menemukan laptop berbasis Intel Core i5, sementara model yang lebih mahal menawarkan tambahan seperti layar WUXGA, upgrade RAM lebih besar, port lebih lengkap, fitur privasi, dan desain yang lebih ringkas.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |