Bocoran DJI Air 4: Drone Sub-250g dengan Fitur Kelas Atas!
- DJI
- Menggunakan baterai lithium lebih ringan (mungkin teknologi solid-state?)
- Memilih sensor kamera kompak generasi baru (misalnya 1/1.3” dengan performa mendekati 1”)
- Mendesain ulang rangka karbon fiber ultra-ringan
- Mungkin mengorbankan salah satu kamera atau mengurangi jumlah sensor penghindar
Namun, kemajuan teknologi dalam 2–3 tahun terakhir membuat ini bukan mustahil. Chipset AI lebih kecil, modul GPS lebih ringkas, dan lensa lipat sudah mulai muncul di perangkat lain.
Bukti Tambahan: Prototipe Air 4 Pernah Terlihat Sebelumnya
Ini bukan pertama kalinya Air 4 disebut. Awal 2025, foto sebuah drone yang diduga prototipe Air 4 beredar setelah ditemukan dalam kondisi rusak. Ciri khasnya:
- Desain tubuh lebih ramping
- Sensor tambahan di sisi samping dan belakang
- Antena internal yang lebih terintegrasi
Saat itu, banyak yang meragukan apakah ini hanya eksperimen internal. Namun, kemunculan nama “Air 4” dalam database regulasi resmi Tiongkok memberi bobot lebih pada keberadaan proyek ini.
Regulator Tiongkok biasanya hanya mendaftarkan perangkat yang sudah melewati tahap pengujian awal dan siap produksi massal dalam 6–12 bulan.
Strategi DJI: Menyatukan Dua Dunia yang Selama Ini Terpisah
Dengan Air 4, DJI tampaknya ingin menghapus batas antara “drone pemula” dan “drone profesional ringan”. Tujuannya jelas:
- Menawarkan drone yang legal di mana saja, tapi tetap mumpuni untuk konten kreator serius.
Bayangkan seorang YouTuber travel yang bisa:
- Membawa drone tanpa khawatir soal izin
- Merekam footage sinematik dengan stabilisasi tinggi
- Menghindari tabrakan otomatis di area ramai
- Upload langsung dari lokasi tanpa perlu edit berat
Itu adalah proposisi nilai revolusioner dan jika DJI berhasil, pesaing seperti Autel, Skydio, atau Parrot akan kesulitan mengejar.
Tantangan Utama: Jangan Sampai “Air” Hanya Jadi Nama Saja
Risiko terbesar adalah mengorbankan terlalu banyak fitur inti demi mengejar bobot ringan. Jika Air 4 akhirnya:
- Hanya punya satu kamera
- Tidak punya penghindar rintangan belakang
- Daya tahan terbang di bawah 25 menit
...maka ia akan terlalu mirip Mini 4 Pro, dan kehilangan identitas “Air” sebagai seri mid-to-high-end.
Pengguna setia DJI akan menilai: apakah ini evolusi cerdas, atau sekadar strategi pemasaran?