Nvidia Perkenalkan Chip N1X Untuk Laptop: Performa Grafis Ungguli Snapdragon dan AMD
- Nvidia
Kondisi serupa juga terlihat pada pengujian multi threaded. Nvidia N1X tercatat hampir sepertiga lebih lambat dibandingkan Apple M5 Pro dan M5 Max, meski performanya masih bersaing ketat dengan Intel Ultra 9 290HX Plus.
Keunggulan Grafis yang Menjanjikan Bagi Gamer dan Kreator
Jika di sektor CPU Nvidia harus bekerja keras, sektor grafis justru menjadi panggung utama kekuatan mereka. Performa unit grafis pada N1X diprediksi berada di antara Nvidia GeForce RTX 5070 dan RTX 5070 Ti versi laptop.
Menariknya, meskipun memiliki unit kalkulasi yang lebih banyak daripada RTX 5070 Ti, chip N1X diatur untuk bekerja dengan daya yang lebih rendah. Hal ini membuat kecepatan clock grafisnya mungkin tidak akan setinggi versi kartu grafis mandiri, namun tetap sangat bertenaga untuk ukuran chip terintegrasi.
Dalam aplikasi kreatif dan pengujian sintetis, posisi GPU N1X berada di antara Apple M5 Pro dan M5 Max. Namun, Nvidia diyakini akan memiliki keunggulan lebih besar saat menjalankan game berkat dukungan driver yang biasanya lebih matang dan optimal untuk kebutuhan gaming.
Bahkan, Nvidia RTX Spark diprediksi akan jauh mengungguli performa grafis dari AMD Ryzen Strix Halo maupun Snapdragon X2 Elite. Ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan laptop tipis namun tetap andal untuk mengedit video atau bermain game berat.
Ketersediaan Laptop dengan Chip Nvidia N1X di Masa Depan
Kehadiran chip ini tentu mengundang rasa penasaran mengenai seberapa mahal harga laptop yang akan menggunakannya nanti. Keberhasilan produk ini di pasar sangat bergantung pada harga jualnya jika dibandingkan dengan laptop yang memakai kartu grafis GeForce RTX 5070 Ti atau RTX 5080 mandiri.
Sayangnya, konsumen Indonesia harus bersabar cukup lama untuk bisa menjajal teknologi ini secara langsung. Laptop atau mini PC pertama yang ditenagai oleh Nvidia N1X diperkirakan baru akan mulai membanjiri pasar pada musim gugur tahun 2026 mendatang.
Informasi performa ini masih merupakan klasifikasi awal karena perangkat fisiknya sendiri belum tersedia secara luas untuk diuji coba. Namun, langkah Nvidia masuk ke pasar prosesor laptop ARM ini jelas menunjukkan persaingan teknologi yang semakin menarik bagi konsumen di masa depan.