Dangbei Air 1S Resmi Meluncur, Earbud Clip-On dengan Layar AMOLED dan Terjemahan AI Real-Time
- dangbei
Bluetooth 6.0 dan Audio Spasial
Pada sektor konektivitas, Dangbei Air 1S sudah menggunakan teknologi Bluetooth 6.0 yang menawarkan koneksi lebih stabil dan efisien.
Earbud ini juga mendukung fitur multipoint connection atau koneksi dua perangkat secara bersamaan. Dengan demikian, pengguna dapat berpindah dari laptop ke smartphone tanpa perlu melakukan proses pairing ulang.
Untuk pengalaman audio yang lebih imersif, Dangbei turut menghadirkan fitur spatial audio dengan dukungan pelacakan gerakan kepala atau head tracking. Teknologi ini memungkinkan suara terasa lebih hidup dan seolah datang dari berbagai arah saat menikmati musik, film, maupun konten multimedia lainnya.
Selain itu, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air ringan.
Baterai Tahan Hingga 42 Jam
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan lain yang ditawarkan Dangbei Air 1S.
Dalam sekali pengisian penuh, earbud mampu digunakan hingga 8 jam pemutaran musik. Ketika dipadukan dengan casing pengisi daya, total waktu penggunaan dapat mencapai sekitar 42 jam.
Bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi, fitur pengisian cepat juga menjadi nilai tambah. Dangbei mengklaim bahwa pengisian selama 10 menit saja sudah cukup untuk memberikan waktu pemutaran hingga 2,5 jam.
Dengan kombinasi baterai besar dan fitur fast charging, pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang perangkat saat bepergian.
Persaingan Earbud Clip-On Semakin Ketat
Peluncuran Dangbei Air 1S semakin memperlihatkan ketatnya persaingan di pasar earbud clip-on berbasis AI. Sebelumnya, Edifier juga menghadirkan LolliClip SE yang menawarkan Dolby Spatial Audio, fitur transkripsi AI, dan baterai hingga 40 jam.
Di sisi lain, Baseus memperkenalkan Bowie MC2 yang membawa dukungan codec LDAC, driver 11 mm, sertifikasi IP67, serta daya tahan baterai mencapai 55 jam.
Meski demikian, Dangbei Air 1S memiliki keunikan tersendiri berkat layar AMOLED besar pada casing dan fitur terjemahan real-time yang terintegrasi langsung. Inovasi tersebut berpotensi menarik perhatian pengguna yang membutuhkan perangkat audio sekaligus alat bantu komunikasi berbasis AI dalam satu paket praktis.