10 Aplikasi Bawaan Android yang Sebaiknya Langsung Dihapus

10 Aplikasi Bawaan Android yang Sebaiknya Langsung Dihapus
Sumber :
  • Pinterest

Saat pertama kali menyalakan HP Android baru, kita sering kali disambut oleh deretan ikon aplikasi yang sudah terpasang rapi di layar utama maupun app drawer. Fasilitas ini memang sengaja disediakan oleh produsen ponsel. Namun, jujur saja, berapa banyak dari aplikasi tersebut yang benar-benar Anda gunakan sehari-hari?

img_title Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik, Benarkah?

Dalam dunia teknologi, aplikasi pra-instal yang minim fungsi ini akrab disebut sebagai bloatware. Keberadaannya sering kali menjadi benalu karena memakan ruang penyimpanan, menyedot kuota internet di latar belakang, hingga membuat RAM bekerja ekstra yang berujung pada baterai boros dan HP cepat panas.

Jika Anda ingin performa ponsel kembali optimal dan ruang penyimpanan lebih lega, berikut adalah daftar aplikasi bawaan Android yang sebaiknya segera Anda bersihkan.

img_title Apple Tunda iPhone Air 2: Chip 2nm & Teknologi Lipat Makin Dekat

Daftar Aplikasi Bawaan Android yang Sebaiknya Dihapus

1. Aplikasi Berita Bawaan (Default News Apps)

img_title Review Samsung Galaxy Buds 4 Pro: Upgrade Kecil, Performa Tetap Maksimal

Banyak manufaktur ponsel menanamkan aplikasi berita khusus bawaan mereka sendiri. Masalahnya, aplikasi jenis ini sangat sering mengirimkan notifikasi pop-up yang mengganggu sepanjang hari. Selain itu, pembaruan konten yang terus berjalan di latar belakang akan menguras kuota data dan baterai secara perlahan. Jika butuh informasi, membaca lewat browser atau mengunduh satu aplikasi berita kredibel jauh lebih efisien.

2. Browser Tambahan Milik Vendor

Google Android sudah menyediakan Google Chrome sebagai peramban standar yang sangat stabil dan terintegrasi dengan akun Anda. Namun, vendor seperti Xiaomi, Samsung, atau Oppo kerap menyertakan browser buatan mereka sendiri (misalnya Mi Browser atau Samsung Internet). Mempertahankan dua browser sekaligus hanya akan membuang-buang memori. Pilih salah satu, dan bersihkan sisanya.

3. Aplikasi Cuaca Pihak Ketiga

Mengetahui perkiraan cuaca memang penting, tetapi Anda tidak butuh aplikasi khusus yang dipenuhi iklan untuk melakukannya. Aplikasi cuaca bawaan non-Google sering kali meminta izin akses lokasi secara terus-menerus (always-on), yang berakibat pada penurunan daya baterai secara drastis. Sebagai alternatif, Anda cukup menggunakan fitur widget cuaca bawaan dari Google yang jauh lebih ringan.

4. Game Bawaan yang Tidak Jelas

Pernahkah Anda melihat game-game kecil bergenre kasual atau teka-teki yang tiba-tiba ada di folder "Games" saat HP pertama kali aktif? Itu adalah hasil kerja sama komersial antara vendor ponsel dan pengembang game. Jika Anda tidak pernah memainkannya, langsung saja copot pemasangannya demi memberikan ruang bagi file yang lebih penting.

5. Aplikasi Pembersih RAM (RAM Booster / Cleaner)

Ini adalah salah satu salah kaprah terbesar dalam ekosistem Android. Banyak ponsel menyediakan aplikasi pembersih RAM atau sistem keamanan bawaan yang mengklaim bisa mempercepat HP. Faktanya, sistem operasi Android modern sudah sangat pintar dalam mengelola RAM secara otomatis. Aplikasi pembersih ini justru sering kali berjalan terus di latar belakang dan melakukan pembersihan paksa yang membuat sistem harus memuat ulang aplikasi dari awal, yang justru memakan lebih banyak daya.

6. Layanan Musik atau Video dari Vendor

Selain YouTube atau YouTube Music yang merupakan bawaan Google, beberapa manufaktur mencoba menawarkan pemutar musik atau layanan streaming video mandiri. Di era modern di mana mayoritas orang sudah menggunakan Spotify, Netflix, atau aplikasi pihak ketiga pilihan sendiri, layanan bawaan vendor ini praktis hanya menjadi pajangan yang memenuhi memori.

7. Aplikasi Facebook (dan Layanan Terkait)

Pada beberapa merk HP, Facebook, Facebook App Installer, dan Facebook Services sudah tertanam sebagai aplikasi sistem. Facebook dikenal sebagai salah satu aplikasi yang paling rakus memakan RAM dan baterai karena sinkronisasi latar belakang yang intens. Jika Anda jarang membuka media sosial ini, menghapusnya—atau menonaktifkannya jika tidak bisa dihapus—akan memberikan dampak peningkatan performa yang cukup instan.

8. Keyboard Pihak Ketiga dengan Tema Berlebihan

Beberapa ponsel murah sering kali menyertakan keyboard bawaan alternatif selain Gboard (Google Keyboard). Keyboard ini biasanya menawarkan tema-tema gratis yang menarik, namun sering kali disusupi iklan tersembunyi dan pelacakan data mengetik. Beralih ke Gboard atau SwiftKey jauh lebih aman untuk privasi dan kenyamanan mengetik.

9. Aplikasi Keuangan atau Paylater Bawaan

Dalam beberapa pembaruan sistem terbaru, tidak jarang operator seluler atau vendor memasukkan aplikasi dompet digital atau layanan paylater hasil kerja sama lokal. Jika Anda sudah memiliki aplikasi perbankan atau e-wallet utama, keberadaan aplikasi finansial bawaan ini hanya akan menambah tumpukan ikon tidak berguna di menu HP Anda.

10. Google Play Movies & TV / Google TV (Jika Tidak Digunakan)

Meskipun ini adalah ekosistem resmi Google, tidak semua orang menggunakan layanannya untuk membeli atau menyewa film secara digital. Jika aktivitas menonton Anda sudah sepenuhnya terakomodasi oleh platform streaming lain, aplikasi ini aman untuk dinonaktifkan agar tidak memakan ruang penyimpanan internal.

Bagaimana Cara Menghapusnya jika Tombol "Uninstall" Tidak Ada?

Tidak semua aplikasi bawaan menyediakan opsi Hapus (Uninstall) karena statusnya yang dikunci sebagai aplikasi sistem. Jika Anda menemui kendala ini, gunakan langkah berikut:

  1. Buka menu Pengaturan (Settings) di HP Anda.

  2. Pilih Aplikasi atau Manajemen Aplikasi.

  3. Cari aplikasi bawaan yang ingin disingkirkan.

  4. Jika tombol Uninstall abu-abu atau tidak tersedia, klik opsi Nonaktifkan (Disable).

Dengan memilih opsi Disable, aplikasi tersebut akan dihentikan total, tidak akan berjalan di latar belakang, tidak akan menerima pembaruan, dan ikonnya akan menghilang dari layar HP Anda. Sederhana, aman, dan membuat HP terasa seperti baru kembali.