PC Seharga 1,5 Miliar Rupiah Ini Bawa RAM 748 GB dan Chip AI Nvidia
- Asus
Gadget – Membayangkan sebuah komputer desktop yang mampu menangani beban kerja AI paling berat kini bukan lagi sekadar angan-angan. Asus baru saja memperkenalkan ExpertCenter Pro ET900N G3, sebuah workstation yang dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi tingkat tinggi dengan spesifikasi yang sangat fantastis.
- Menggunakan prosesor Nvidia Grace Blackwell Ultra dengan 72 core ARM Neoverse V2.
- Kapasitas memori super besar mencapai 748 GB yang terdiri dari 496 GB LPDDR5X RAM dan 252 GB HBM3e VRAM.
- Bandwidth VRAM mencapai 7,1 TB/s untuk pemrosesan data yang sangat cepat.
- Harga jual mencapai 1,5 miliar Rupiah atau 99.999 Dollar AS.
Performa Komputasi Tingkat Super
Asus ExpertCenter Pro ET900N G3 hadir dengan desain tower konvensional berukuran 23,2 x 58,4 x 56,5 cm yang tetap muat di atas meja kerja standar. Namun di balik tampilannya, perangkat ini menyimpan tenaga komputasi dari Nvidia Grace Blackwell Ultra yang merupakan chip super untuk kecerdasan buatan.
Kombinasi memori 748 GB memungkinkan workstation ini menjalankan model AI berskala besar dengan lebih lancar. Sistem pendingin internal yang disertakan diklaim mampu menjaga stabilitas performa meski perangkat bekerja di bawah beban penuh secara terus menerus, tanpa harus menurunkan kecepatan prosesor maupun GPU.
Spesifikasi Teknis Unggulan
- Prosesor: Nvidia Grace Blackwell Ultra (72 ARM Neoverse V2 cores)
- Memori Sistem: 496 GB LPDDR5X RAM
- Memori Grafis: 252 GB HBM3e VRAM
- Daya: Power supply 1.600 Watt
- Ekspansi: Tiga slot PCIe 5.0 dan empat slot M.2 SSD
- Sistem Operasi: Ubuntu
Untuk menjaga suhu operasional tetap optimal, Asus merancang sistem pendingin yang mumpuni agar pengguna tidak perlu khawatir akan penurunan kinerja. Fleksibilitas juga menjadi perhatian dengan adanya tiga slot PCIe 5.0, di mana salah satunya dapat dimanfaatkan untuk menambahkan kartu grafis Nvidia tambahan guna meningkatkan kemampuan olah visual atau komputasi lebih lanjut.
Lanskap Produk dan Ketersediaan
Melihat spesifikasinya, workstation ini ditujukan bagi profesional yang bergerak di bidang riset AI atau pengembangan model bahasa besar. Pengguna perlu memperhatikan bahwa konektivitas yang disediakan cukup mendasar, mencakup delapan port USB 3.2, satu port USB 2.0, serta dua port Ethernet 10 Gbps. Absennya dukungan USB 4 atau Thunderbolt mungkin menjadi catatan bagi mereka yang membutuhkan kecepatan transfer data eksternal tingkat tinggi.