iQOO Neo 11S Bocor: Dimensity 9500, 16GB RAM, Baterai 8.000mAh!
- iQoo
Gadget – Dunia smartphone kembali dikejutkan dengan kehadiran iQOO Neo 11S, varian baru dari lini Neo yang kini menggantikan chipset andalan Qualcomm dengan solusi terbaru dari MediaTek. Melalui daftar resmi di Geekbench, model dengan nomor Vivo V2545A yang diyakini kuat sebagai iQOO Neo 11S terungkap membawa MediaTek Dimensity 9500, 16GB RAM, GPU Mali-G1-Ultra MC12, dan berjalan di atas Android 16.
Langkah ini menandai perubahan strategis besar bagi iQOO. Jika pendahulunya, iQOO Neo 11, diluncurkan pada November 2025 dengan Snapdragon 8 Elite, maka Neo 11S justru beralih ke platform rival sebuah keputusan yang bukan hanya teknis, tapi juga ekonomi dan pemasaran.
Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi lengkap, alasan pergantian chipset, posisi kompetitif di pasar Tiongkok, serta implikasi bagi konsumen global, terutama di Indonesia yang sayangnya tidak akan kebagian perangkat ini pada 2026.
Konfirmasi dari Geekbench: Spesifikasi Inti Terungkap
Daftar Geekbench dengan ID Vivo V2545A memberikan gambaran jelas tentang performa inti iQOO Neo 11S:
- Chipset: MediaTek Dimensity 9500 (MT6993)
- RAM: 16GB LPDDR5X
- GPU: Mali-G1-Ultra MC12
- Sistem Operasi: Android 16
- Skor Performa: Belum dirilis secara publik, tetapi ekspektasi tinggi mengingat arsitektur ARM Cortex-X5 terbaru
Namun, ada sedikit ketidaksesuaian informasi antara bocoran awal dan data Geekbench. Tipster ternama Digital Chat Station (DCS) menyebut bahwa chipset yang digunakan adalah versi underclocked kemungkinan Dimensity 9500s tetapi Geekbench mencatat kode MT6993, yang merupakan identitas resmi Dimensity 9500 standar.
Hingga iQOO memberikan konfirmasi resmi, kemungkinan keduanya masih terbuka. Namun satu hal pasti: ini adalah perangkat pertama di lini Neo yang sepenuhnya beralih ke MediaTek di segmen flagship-midrange.
Desain dan Fitur: Evolusi dari Neo 11, Bukan Revolusi
iQOO tampaknya tidak berniat mengubah fondasi yang sudah sukses. Berdasarkan kebocoran dari sertifikasi 3C dan laporan DCS, Neo 11S akan mewarisi sebagian besar fitur unggulan Neo 11, dengan beberapa peningkatan signifikan:
Layar Premium
- Ukuran: 6,82 inci
- Panel: AMOLED flat (tanpa lengkung)
- Resolusi: 2K (atau 1,5K tergantung sumber)
- Refresh Rate: 144Hz
- Fitur: HDR10+, dukungan DC dimming
Layar datar menjadi nilai plus bagi gamer dan pengguna yang ingin pasang pelindung layar tanpa masalah.
Baterai dan Pengisian Daya
- Kapasitas: Sekitar 8.000 mAh (naik dari 7.500 mAh di Neo 11)
- Fast Charging: 100W wired, dikonfirmasi oleh sertifikasi 3C
- Daya Tahan: Diproyeksikan mampu bertahan 2 hari penuh untuk penggunaan normal
Keamanan dan Ketahanan
- Sensor Sidik Jari: Ultrasonik (lebih cepat dan akurat daripada optik)
- Sertifikasi: IP68/IP69 tahan debu, air, bahkan semprotan bertekanan tinggi
Kamera
- Depan: 16MP
Belakang:
- Utama: 50MP dengan OIS
- Ultra-wide: 8MP
(Catatan: Tidak ada kamera telephoto, fokus pada performa utama dan gaming)
Penyimpanan & OS
- RAM: Hingga 16GB LPDDR5X
- Storage: Hingga 1TB UFS 4.1
- Antarmuka: OriginOS 6 berbasis Android 16
Mengapa iQOO Beralih ke Dimensity 9500? Strategi Pintar atau Tekanan Biaya?
Pergantian dari Snapdragon ke Dimensity bukan langkah spontan. Ini adalah strategi ganda yang telah dipraktikkan iQOO di generasi sebelumnya:
“Tawarkan dua jalur: satu untuk loyalis Qualcomm, satu untuk pemburu nilai terbaik.”
Dengan mempertahankan Neo 11 (Snapdragon 8 Elite) di pasaran, iQOO memastikan tidak kehilangan segmen premium yang skeptis terhadap MediaTek. Sementara itu, Neo 11S (Dimensity 9500) ditujukan untuk:
- Konsumen yang ingin chipset terbaru dengan harga lebih rendah
- Gamer yang mengutamakan efisiensi termal dan daya tahan baterai
- Pasar Tiongkok yang semakin mempercayai performa MediaTek
Dimensity 9500 sendiri bukan chip kelas dua. Ia digunakan di Vivo X Fold 6 dan Redmi K90 Max perangkat flagship dengan harga jauh di atas Neo 11S. Artinya, iQOO bisa menawarkan performa flagship dengan harga sub-¥3.000 (~Rp6,5 juta).
Tidak Hadir di India Apakah Indonesia Punya Harapan?
Menurut sumber internal, iQOO tidak berencana meluncurkan perangkat Neo apa pun di India sepanjang 2026. Mengingat pola distribusi iQOO yang sering menyelaraskan India dan Asia Tenggara, kemungkinan besar Neo 11S akan menjadi eksklusif Tiongkok.
Jika pun hadir global, itu mungkin dalam bentuk varian berbeda (misalnya Neo 11S Pro) atau dengan chipset Snapdragon untuk memenuhi preferensi pasar Barat.
Perkiraan Peluncuran: Musim Panas 2026
Berdasarkan pola rilis dan petunjuk dari Digital Chat Station, iQOO Neo 11S kemungkinan besar diluncurkan pada Juli–Agustus 2026, bertepatan dengan musim liburan musim panas di Tiongkok saat permintaan smartphone gaming dan flagship mid-range mencapai puncaknya.
Kesimpulan: Langkah Cerdas untuk Dominasi Segmen Mid-Range
iQOO Neo 11S bukan sekadar refresh biasa. Ini adalah manuver strategis untuk:
- Memperluas jangkauan harga
- Memanfaatkan momentum keberhasilan Dimensity 9500
- Menjaga relevansi di pasar yang semakin kompetitif
Dengan kombinasi performa flagship, baterai raksasa, layar 144Hz, dan fast charging 100W, Neo 11S berpotensi menjadi salah satu smartphone gaming terbaik di bawah ¥3.000.
Sayangnya, bagi penggemar iQOO di luar Tiongkok termasuk Indonesia kita hanya bisa menonton dari kejauhan.
Tapi jika sejarah berulang, versi global mungkin menyusul dalam bentuk lain. Yang jelas, era dominasi Snapdragon di segmen mid-range mulai goyah, dan iQOO berada di garis depan perubahan itu.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |